Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Netral

Kemarau Ekstrem, 63 Kasus Karhutla Landa Kabupaten Sukabumi dalam Sebulan

Rabu, 9 September 2026, 00:15 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Kabupaten Sukabumi mengalami 63 kasus karhutla dalam sebulan terakhir akibat kemarau ekstrem yang masih berlangsung, dengan titik api tersebar di 27 dari 47 kecamatan. BPBD menyatakan mayoritas kebakaran dipicu oleh suhu panas yang membuat vegetasi kering mudah terbakar, serta kelalaian manusia seperti membakar sampah dan membuang puntung rokok. Selain karhutla, kemarau panjang juga memicu 5 kasus kekeringan, 9 kejadian cuaca ekstrem, dan 1 gempa bumi, sehingga BPBD meningkatkan kesiapsiagaan bersama P2BK di setiap wilayah.

Poin-Poin Utama

  • 63 kasus karhutla tercatat di Kabupaten Sukabumi dalam sebulan terakhir.
  • Data dilaporkan Manager Pusdalops BPBD Daeng Sutisna pada Selasa (8/9).
  • Titik api tersebar di 27 dari total 47 kecamatan.
  • 27 kecamatan terdampak: Gunungguruh, Ciemas, Jampangtengah, Simpenan, Gegerbitung, Cikakak, Cikidang, Cibadak, Warungkiara, Lengkong, Bojonggenteng, Sukalarang, Pabuaran, Kebonpedes, Cimanggu, Kadudampit, Parakansalak, Ciambar, Nyalindung, Kabandungan, Cireunghas, Purabaya, Bantargadung, Cidahu, Cisaat, Cidadap, Kalapanunggal.
  • Potensi karhutla masih tinggi akibat kemarau panjang dan kawasan hutan dominan.
  • Suhu ekstrem membuat vegetasi kering mudah terbakar.
  • Faktor kelalaian manusia juga penyebab signifikan, termasuk bakar sampah dan buang puntung rokok.
  • 5 kejadian kekeringan atau krisis air bersih terjadi.
  • 9 kejadian cuaca ekstrem atau bencana hidrometeorologi tercatat.
  • 1 kali gempa bumi dilaporkan.
  • BPBD siaga penuh bersama P2BK dan unsur terkait di setiap wilayah.
Tagar Terkait
#karhutla#kebakaran hutan#bpbd#sukabumi#kemarau ekstrem
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya