Jamaah Umrah Indonesia Tertahan di Singapura, Biaya Travel Membengkak
Ratusan jamaah umrah asal Indonesia tertahan di Singapura setelah pesawat Saudi Airlines SV816 yang mengangkut sekitar 450 penumpang dari Jeddah dialihkan pendaratannya ke Bandara Internasional Changi akibat penutupan Bandara Soekarno-Hatta yang disebabkan sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Direktur Darul Falah Tour & Travel Indramayu, Ahmad Munsit Abdulillah, yang turut dalam penerbangan bersama 18 jamaah asal Indramayu, menjelaskan bahwa maskapai memfasilitasi penginapan jamaah, namun seluruh barang bawaan dan koper masih berada di dalam bagasi pesawat sehingga jamaah kesulitan mendapat pakaian ganti.
Poin-Poin Utama
- Ratusan jamaah umrah asal Indonesia tertahan di Singapura pada Senin (7/9/2026).
- Penahanan terjadi akibat penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Pesawat Saudi Airlines nomor penerbangan SV816 mengangkut sekitar 450 penumpang dari Jeddah.
- Penumpang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Indramayu.
- Direktur Darul Falah Tour & Travel Indramayu, Ahmad Munsit Abdulillah, membawa 18 jamaah dari Indramayu.
- Pesawat SV816 berangkat dari Jeddah pada Sabtu (5/9/2026) pukul 17.40 WIB.
- Pesawat dijadwalkan mendarat di Bandara Soetta pada Ahad (6/9/2026) pukul 07.30 WIB.
- Sekitar satu jam sebelum mendarat, pesawat dialihkan dari Soetta ke Singapura.
- Maskapai Saudi Airlines memfasilitasi penginapan penumpang selama tertahan di Singapura.
- Seluruh barang bawaan dan koper penumpang berada di dalam bagasi pesawat.
- Penumpang hanya membawa barang terbatas seperti alat mandi, sarung, pakaian dalam, dan jaket.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.