Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Peristiwa Netral

Kronologi Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 9 September 2026, 05:32 WIB Sumber: Liputan6 Dibaca 1 kali
Ukuran:

Tujuh jurnalis dalam speedboat hilang kontak di Selat Sunda sejak Senin (7/9/2026) pukul 15.04 WIB saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, dengan lokasi terakhir di koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T. Tim SAR gabungan telah menyisir area hingga Pulau Krakatau dan Pulau Panjang namun belum menemukan rombongan, sehingga pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Rabu pagi dengan area lebih luas serta tambahan KN SAR Tetuka, RIB Banten, dan KAL Anyer dari TNI AL. Operasi terkendala angin kencang, gelombang dua meter, jarak pandang terbatas, dan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, sementara rencana pencarian udara masih menunggu kondisi lapangan.

Poin-Poin Utama

  • Tujuh orang dalam satu speedboat hilang kontak di Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
  • Speedboat bertolak dari Dermaga Pagedonan, Carita, pada Senin (7/9/2026) pukul 14.00 WIB.
  • Rombongan terdiri dari sejumlah jurnalis yang sedang melakukan peliputan.
  • Share location terakhir diterima dari Lampung pada pukul 14.42 WIB.
  • Komunikasi terputus pada pukul 15.04 WIB, sekitar 22 menit setelah share location.
  • Lokasi terakhir berada di koordinat 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T.
  • Tim SAR gabungan menyisir area hingga Pulau Krakatau dan Pulau Panjang hingga Selasa sore.
  • Pencarian hari pertama dihentikan sementara pukul 18.15 WIB dengan hasil nihil.
  • Pencarian dilanjutkan Rabu (9/9/2026) pagi dengan area lebih luas.
  • Operasi mengerahkan KN SAR Tetuka, RIB Banten, RIB 02 Kantor SAR Banten, dan RIB Kantor SAR Lampung.
  • KN SAR Tetuka bersandar di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, sekitar pukul 22.00 WIB.
  • Pencarian besok dimulai pukul 07.00 WIB.
  • Informasi kemungkinan kapal berada di sekitar Pulau Sebesi, Lampung, masih diverifikasi dengan Kantor SAR Lampung.
  • Kendala pencarian meliputi angin 10 knot, gelombang dua meter, jarak pandang terbatas, dan abu vulkanik.
  • Pencarian udara masih dipertimbangkan namun menunggu kondisi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#selat sunda#basarnas#jurnalis hilang#pencarian sar#speedboat
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.

Buka Sumber di Liputan6

Warta Terkini Lainnya