Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kesehatan Negatif

Benarkah Cat Rambut Picu Kanker Payudara Hingga 60 Persen?

Rabu, 9 September 2026, 09:25 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Klaim bahwa cat rambut picu kanker breasts hingga 60 persen berasal dari Sister Study, namun dr Samuel Stemi menegaskan angka itu adalah peningkatan risiko relatif, bukan berarti 60 persen pengguna cat rambut pasti kena kanker. Peningkatan 60 persen hanya ditemukan pada perempuan Black/African American yang pakai pewarna rambut permanen setiap 5–8 pekan atau lebih sering, sementara pada seluruh peserta riset hanya sekitar 9 persen, perempuan White sekitar 7 persen, dan perempuan Black sekitar 45 persen. Karena studi ini bersifat observasional, bukti ilmiah belum konsisten dan belum bisa disimpulkan bahwa cat rambut secara langsung menyebabkan kanker.

Poin-Poin Utama

  • Sister Study melibatkan 46.709 perempuan dan dipublikasikan di International Journal of Cancer.
  • Penggunaan cat rambut permanen tiap 5–8 pekan atau lebih sering meningkatkan risiko relatif kanker sekitar 60 persen pada perempuan Black/African American.
  • Seluruh peserta yang memakai pewarna rambut permanen dalam 12 bulan sebelum studi mengalami peningkatan risiko sekitar 9 persen.
  • Perempuan White mengalami peningkatan risiko sekitar 7 persen.
  • Perempuan Black mengalami peningkatan risiko sekitar 45 persen.
  • Komentar disampaikan oleh dr Samuel Stemi, dokter sekaligus praktisi estetika dan dosen IPB University.
  • Komentar tersebut diterbitkan pada Rabu, 9 September 2026.
  • Peningkatan risiko dalam studi bersifat relatif, bukan berarti 60 persen pengguna pasti terkena kanker.
  • Studi Sister Study bersifat observasional, hanya menunjukkan hubungan, bukan hubungan sebab-akibat.
  • Meta-analisis menggabungkan 14 penelitian dengan lebih dari 210 ribu subjek.
  • Meta-analisis tersebut menemukan peningkatan risiko keseluruhan sekitar 7 persen.
  • Salah satu bahan kimia yang menjadi perhatian dalam cat rambut adalah aromatic amines, termasuk p-phenylenediamine (PPD).
  • Formulasi bahan kimia dalam cat rambut berbeda-beda antar produk.
  • Keberadaan bahan kimia dalam produk tidak otomatis membuktikan bahan tersebut menyebabkan kanker pada manusia.
  • Bukti ilmiah mengenai hubungan cat rambut dan kankerPayudara belum sepenuhnya konsisten.
Tagar Terkait
#kesehatan#kanker payudara#pewarna rambut#kanker#cat rambut#sister study
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya