CATL Sebut Perang Harga Akan Korbankan Baterai Mobil Listrik
lebih dari 600 model sejak awal 2026—mendorong risiko cacat kualitas baterai mobil listrik di Tiongkok ke tingkat mengkhawatirkan. Peringatan ini muncul di tengah sejumlah skandal baterai besar, termasuk gugatan Viridi terhadap Sunwoda senilai 608 juta yuan dan kasus baterai CALB yang membengkak pada 213.000 kendaraan GAC Aion. Industri baterai kendaraan listrik Tiongkok menghadapi tantangan kualitas serius akibat tekanan jadwal produksi dan persaingan harga.
Poin-Poin Utama
- Robin Zeng, Ketua CATL, mengeluarkan peringatan terkait risiko cacat kualitas baterai pada Konferensi Baterai Dunia 2026 di Sichuan, 3 September 2026.
- Perang harga yang ketat di pasar kendaraan listrik Tiongkok disebut mendorong peningkatan risiko cacat kualitas baterai.
- Sejak awal tahun 2026, pasar otomotif Tiongkok mencatat peluncuran lebih dari 600 model mobil baru.
- Rata-rata peluncuran model baru di pasar otomotif Tiongkok tercatat sekitar 3 model per hari.
- Waktu pengujian dan inspeksi baterai yang dipersingkat menyebabkan kegagalan produksi di banyak lini baterai.
- Pada Desember 2025, Viridi (anak perusahaan Geely) menggugat produsen baterai Sunwoda atas sel baterai yang cacat.
- Sunwoda dipaksa membayar kompensasi sebesar 608 juta yuan terkait kasus baterai cacat tersebut.
- Sekitar 213.000 kendaraan GAC Aion dengan baterai CALB dilaporkan mengalami masalah baterai.
- Baterai CALB pada kendaraan GAC Aion diketahui membengkak menjadi 'bentuk pisang'.
- Masalah baterai GAC Aion menyebabkan kehilangan daya dan membahayakan keselamatan operasional.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.