Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Umum Netral

Gunung Lewotolok Meletus Disertai Dentuman, Kolom Abu Capai 600 Meter

Minggu, 6 September 2026, 08:00 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, kembali erupsi pada Minggu (6/9) pagi dengan kolom abu vulkanik setinggi sekitar 600 meter, disertai dentuman dan terekam seismogram dengan amplitudo 40 mm selama 1 menit 22 detik. Meskipun tercatat ratusan letusan dan aliran lava hingga 1.800 meter dari bibir kawah, gunung setinggi 1.423 meter ini masih berstatus waspada, sehingga masyarakat diminta tidak memasuki radius 2-3 kilometer dari kawah dan menggunakan masker untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, erupsi pada 6 September pukul 06.41 Wita.
  • Kolom abu vulkanik setinggi sekitar 600 meter teramati berwarna kelabu dan bergerak ke tenggara.
  • Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 1 menit 22 detik.
  • Pada 5 September tercatat 311 kali letusan dengan tinggi kolom 300 hingga 500 meter.
  • Aliran lava baru terlihat di sektor timur laut sekitar 500 meter dari bibir kawah.
  • Endapan lava teramati di sektor timur laut sekitar 1.100 meter dari bibir kawah.
  • Endapan lava teramati di sektor selatan-tenggara sekitar 1.800 meter dari bibir kawah.
  • Gunung Ili Lewotolok memiliki ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut.
  • Status gunung saat ini berlevel Waspada (Level II).
  • Masyarakat dilarang memasuki radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung.
  • Radius 3 kilometer berlaku untuk sektor selatan dan tenggara.
  • Potensi guguran lava dan awan panas mengancam sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut.
  • Masyarakat diminta menggunakan masker dan perlengkapan pelindung mata serta kulit.
  • Tempat penampungan air bersih harus ditutup agar tidak terpapar abu vulkanik.
  • Belum ada laporan warga mengungsi akibat letusan gunung tersebut.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#erupsi#ntt#gunung ili lewotolok#vulkanik
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya