Legislator minta pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda dioptimalkan
Anggota Komisi I DPR Iman Sukri meminta pencarian lima jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten dioptimalkan dengan memaksimalkan sumber daya dan memperluas area pencarian. Basarnas pada hari kedua operasi SAR membagi kekuatan menjadi empat SRU untuk menyisir empat titik krusial dengan dukungan armada laut, udara, dan drone thermal. Keselamatan kelima jurnalis beserta tiga kru kapal cepat Arupadhatu 1 menjadi prioritas utama operasi penyelamatan.
Poin-Poin Utama
- Anggota Komisi I DPR Iman Sukri minta pencarian lima jurnalis hilang kontak dioptimalkan.
- Lima jurnalis hilang kontak sejak Senin (7/9) saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Lokasi peliputan berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
- Kelima jurnalis adalah M. Bagus Khoirunnas (ANTARA), Yudhis (iNews), Ari Basuki (Merdeka), Daus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas).
- Mereka hilang bersama tiga kru kapal cepat Arupadhatu 1, total delapan orang.
- Tim SAR lakukan pencarian hari kedua sejak Rabu pagi pukul 07.00 WIB.
- Pencarian dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU).
- SRU 1 gunakan KN SAR Tetuka 247 dengan radius 68,3 nautical mile (NM).
- SRU 2 koperasikan KAL Anyer dengan radius 69,5 NM.
- SRU 3 gunakan RIB 01 Lampung dengan radius 67 NM.
- SRU 4 kerahkan RIB 02 Banten untuk menyisir perairan sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.
- Operasi libatkan unsur SAR, sarana laut, dan udara.
- Pencarian didukung drone thermal untuk pemantauan suhu tubuh dari udara.
- Pencarian juga didukung peralatan medis dan komunikasi darurat.
- Deputi Operasi Badan SAR Nasional Edy Prakoso sampaikan informasi operasi dari Jakarta.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.