ESDM: Jepang hingga Eropa Pelajari Implementasi B50 Indonesia
Kementerian ESDM menyatakan implementasi biodiesel B50 di Indonesia yang dimulai 1 Juli 2026 menarik perhatian negara lain seperti Jepang, Malaysia, dan Eropa yang datang untuk mempelajari penerapannya. Program ini ditargetkan mengurangi impor solar hingga 310 ribu barel per hari, menekan emisi GRK sekitar 44,46 juta ton CO2, serta meningkatkan devisa negara hingga Rp170 triliun dan penyerapan tenaga kerja 2,1 juta orang. Hingga September 2026, penyaluran B50 mencapai 3,4 juta kiloliter dari total 10,69 juta kiloliter biodiesel yang didistribusikan di 76 dari 104 titik serah.
Poin-Poin Utama
- Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan biodiesel B50 sejak 1 Juli 2026.
- Jepang, Malaysia, dan sejumlah negara Eropa mengirim delegasi untuk mempelajari implementasi B50 Indonesia.
- Direktur Jenderal EBTKE Eniya Listiani Dewi menyampaikan keterangan dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI pada 8 September 2026.
- Pengujian B50 telah selesai dilakukan pada sektor otomotif, alsintan, alat berat pertambangan, angkutan laut, dan genset.
- Pengujian B50 untuk sektor perkeretaapian masih berlangsung dengan target penyelesaian Desember 2026.
- Pengujian B50 turut melibatkan mesin-mesin bermerek dari Eropa.
- Dengan pemanfaatan 18 juta kiloliter biodiesel, B50 diproyeksi mengurangi impor solar setara 310 ribu barel per hari.
- Implementasi B50 diproyeksi menekan emisi gas rumah kaca hingga 44,46 juta ton CO2.
- Program B50 diestimasi meningkatkan devisa negara hingga Rp170 triliun pada 2026.
- B50 diproyeksikan menyerap sekitar 2,1 juta tenaga kerja.
- Program B50 diproyeksi meningkatkan nilai tambah CPO hingga Rp20,92 triliun.
- Ketersediaan FAME pada 2026 diestimasi mencapai 16,8 juta hingga 18 juta kiloliter.
- Hingga September 2026, total biodiesel yang disalurkan mencapai 10,69 juta kiloliter, termasuk 3,4 juta kiloliter B50.
- Sebanyak 76 dari 104 titik serah biodiesel telah menyalurkan B50, sementara 28 terminal masih dalam transisi dari B40.
- Pemerintah memberikan relaksasi penghabisan stok B40 hingga 30 September 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.