Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Positif

Labelisasi Rumah Bansos Majalengka Tepat Sasaran, Anak Disabilitas Akhirnya Terima PKH

Rabu, 9 September 2026, 15:35 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Program Labelisasi Rumah Bansos Kabupaten Majalengka mendorong transparansi dan ketepatan sasaran penyaluran dengan mekanisme graduasi mandiri bagi penerima yang ekonominya sudah membaik. Dampak program terlihat di Desa Cicanir, Kecamatan Talaga, di mana Restiana (9), anak penyandang disabilitas fisik, akhirnya menerima bantuan PKH setelah pengajuannya hampir setahun terkendala kuota. Bantuan PKH yang diberikan secara berkala setiap tiga bulan ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pengobatan dan kebutuhan pribadinya.

Poin-Poin Utama

  • Majalongka regency launched Rumah Penerima Bansos labeling program.
  • Program aims to increase transparency and targeting accuracy of social aid.
  • Eligible participants graduate from aid when economy improves.
  • Freed quotas redirected to previously uncovered needy residents.
  • Restiana, 9, disabled child in Cicanir village, Talaga district, received PKH aid.
  • Restiana has physical disability, paralysis, and growth failure.
  • Restiana cared for by grandmother.
  • PKH aid disbursed every three months.
  • Aid intended for Restiana's medical and personal needs.
  • Restiana's aid application stalled nearly one year due to quota limits.
  • Independent graduations of prior recipients freed quotas for Restiana.
  • Cicanir village located in Talaga district.
  • Program operated under Majalengka district government.
  • Report published by REPUBLIKA.CO.ID.
  • Graduations occur voluntarily after economic improvement.
Tagar Terkait
#bansos#pkh#disabilitas#majalengka#labelisasi rumah#graduasi mandiri
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya