Houthi-Saudi Kembali Saling Serang, Begini Kronologinya
Yaman kembali mengalami pertempuran paling sengit sejak 2022 antara kelompok Houthi dan pemerintah yang didukung Saudi, dipicu serangan terhadap bandara Sanaa pada Juli yang dituding melibatkan Saudi. Ketegangan meningkat tajam pekan lalu saat Houthi melancarkan serangan besar ke arah Taiz, Hodeidah, dan Selat Bab al-Mandeb, sementara kedua pihak juga saling serang—Saudi membom beberapa provinsi Yaman dan Houthi menargetkan fasilitas energi Aramco di Saudi hingga melukai sedikitnya 73 orang.
Poin-Poin Utama
- Yaman tengah mengalami periode pertempuran paling sengit sejak tahun 2022.
- Gencatan senjata yang ditengahi PBB sebelumnya menghentikan perang delapan tahun antara Houthi dan pemerintah yang didukung Saudi.
- Perang delapan tahun tersebut telah menewaskan puluhan ribu orang.
- Ketegangan meningkat pada Juli setelah pasukan pemerintah menyerang bandara di Sanaa dan mencegah pesawat Iran mendarat.
- Kelompok Houthi menuding Saudi membantu serangan terhadap bandara Sanaa tersebut.
- Houthi berupaya bergerak maju melintasi barat Taiz dan selatan Hodeidah menuju al-Makha dan Selat Bab al-Mandeb.
- Iran menutup secara efektif Selat Hormuz, jalur vital pasokan minyak dan gas dunia.
- Houthi melancarkan serangan berkala terhadap kapal di Laut Merah sejak tahun 2023.
- Pada 9 September 2026, pesawat tempur Saudi melancarkan serangan udara di Marib, al-Jawf, dan Taiz.
- Lima serangan menyasar distrik Khab wa Sha'af di al-Jawf.
- Sepuluh serangan menargetkan distrik Sirwah, Marib.
- Lima serangan menghantam kawasan al-Barh di Taiz.
- Pasukan Saudi juga membom Ghor al-Mishwat di distrik perbatasan Ghamr, Saada.
- Houthi menyerang fasilitas energi Aramco di wilayah selatan Arab Saudi pada hari Selasa.
- Otoritas Saudi menyatakan serangan Houthi melukai sedikitnya 73 orang.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.