Abu Gunung Lewotolok Berdampak ke 26 Desa, BPBD Lembata Siaga
Aktivitas erupsi Gunung Ili Lewotolok di Lembata, NTT, terus berlanjut dengan kolom abu mencapai ratusan meter, berdampak pada kesehatan warga, pertanian, peternakan, dan air bersih di 26 desa, terutama 21 desa di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur. BPBD Lembata meningkatkan kesiapsiagaan internal serta menghimpun kebutuhan masker dan air bersih, namun belum ada evakuasi karena belum ada rekomendasi dari PVMBG. Masyarakat diimbau tetap mengikuti rekomendasi PVMBG dan tidak beraktivitas di zona bahaya.
Poin-Poin Utama
- Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, NTT, alami peningkatan aktivitas vulkanik.
- Erupsi pada Rabu (9/9) hasilkan kolom abu capai ratusan meter.
- Abu vulkanik berdampak pada kesehatan, pertanian, peternakan, dan air bersih warga sekitar.
- Dampak kesehatan berpotensi dirasakan warga di 26 desa sekitar gunung.
- 21 desa dari total 26 desa tersebut mengelilingi gunung di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur.
- BPBD Lembata tetap siaga internal meski belum naikkan level ke siaga darurat.
- Belum ada pengungsian karena belum ada rekomendasi evakuasi dari PVMBG.
- Pengungsian mandiri dari desa akan di-backup oleh BPBD.
- Radius aman berada di luar tiga kilometer dari puncak gunung.
- BPBD himpun data kebutuhan warga termasuk masker, penutup kepala, dan air bersih.
- Pendataan dari Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur masih diperbarui.
- Rantai komunikasi BPBD diperkuat hingga tingkat desa.
- Masyarakat dilarang aktivitas di zona bahaya Gunung Ili Lewotolok.
- Pernyataan disampaikan Kepala BPBD Lembata Andris Koban lewat telepon ke Media Indonesia.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.