Tito Dorong Penguatan Integrasi Antarwilayah untuk Pacu Ekonomi Sumatera
Sumatera di Medan, dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam, 63 juta penduduk, dan posisi strategis di jalur perdagangan internasional. Ia menekankan perlunya pembangunan terintegrasi lintas sektoral, konektivitas, dan kerja sama antardaerah untuk mengendalikan harga serta menangkap pasar negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Tito menegaskan bahwa penguatan ekonomi Sumatera akan mendongkrak pertumbuhan nasional, dan dalam forum tersebut juga dilakukan penandatanganan pembentukan Forum Sumatera 10.
Poin-Poin Utama
- Mendagri Muhammad Tito Karnavian dorong integrasi ekonomi antarwilayah di Sumatera pacu pertumbuhan nasional.
- Pernyataan disampaikan saat buka Rakor Gubernur se-Sumatera di JW Marriott, Kota Medan, Sumatera Utara, Rabu (9/9).
- Sumatera miliki 63 juta penduduk atau 21,9 persen dari total populasi Indonesia.
- Tito sebut Sumatera punya sumber daya alam besar di darat dan laut, permukaan dan bawah permukaan.
- Tito gambarkan Sumatera sebagai 'pulau emas, pulau harapan'.
- Tito minta pembangunan tak lagi sektoral, melainkan integrasikan produksi, pasar, infrastruktur, dan perdagangan antardaerah hingga lintas negara.
- Tito dorong konektivitas lintas Sumatera dukung mobilitas dan jadi penggerak pusat ekonomi baru.
- Tito usul kerja sama antardaerah perkuat pasokan komoditas dan kendalikan harga.
- Tito tangkap peluang pasar negara tetangga Malaysia, Singapura, dan Thailand.
- Tito naiknya ekonomi Sumatera akan dongkrak pertumbuhan nasional karena angka nasional agregat pusat dan daerah.
- Pemerintah pusat sedang susun konsep bangun region Sumatera sebagai kekuatan ekonomi.
- Forum dihadiri gubernur dan wakil gubernur se-Sumatera.
- Tito dengar aspirasi gubernur dan wakil gubernur yang hadir.
- Tito saksikan penandatanganan kesepakatan bersama dan berita acara pembentukan Forum Sumatera 10.
- Forum berlangsung di Sumatera Utara pada 9 September.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.