Taman Ismail Marzuki Kian Hidup, Kunjungan Terus Meningkat
Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta Pusat mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan, dari sekitar 1 juta pengunjung pada 2024 menjadi 1,5 juta pada 2025, dan hingga Agustus 2026 telah mencapai 900.000 orang dengan target 2 juta pengunjung di akhir tahun. Tingginya kunjungan tersebut didukung oleh kembali aktifnya Planetarium Jakarta serta beragamnya kegiatan seni, budaya, komunitas, dan aktivitas publik, termasuk kolaborasi dengan berbagai komunitas dan kedutaan asing. Tidak hanya sebagai tempat pertunjukan, TIM berkembang menjadi ruang pertemuan bagi seniman, komunitas, dan masyarakat untuk berkolaborasi, didukung oleh fasilitas seperti Mural Arts Space dan Paviliun Raden Saleh (PRS).
Poin-Poin Utama
- Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta Pusat mengalami peningkatan kunjungan dan aktivitas seni, budaya, komunitas, serta publik.
- Hingga Agustus 2026, jumlah kunjungan TIM mencapai sekitar 900.000 orang.
- Target kunjungan TIM pada akhir 2026 adalah sekitar 2 juta pengunjung.
- Pada 2024, jumlah pengunjung TIM tercatat lebih kurang 1 juta orang.
- Pada 2025, jumlah pengunjung TIM meningkat menjadi 1,5 juta orang.
- Planetarium Jakarta kembali aktif dan menjadi salah satu faktor peningkatan kunjungan.
- Sepanjang 2026, sekitar 800 kegiatan diperkirakan digelar di kawasan TIM.
- Durasi kegiatan di TIM beragam, mulai dari dua hari hingga satu atau dua bulan.
- Komunitas seni yang terlibat antara lain Jagat Rasa, Jakarta Amara Creative Center, Lost in Clay, Karya Ibu Berdaya, Pamer Pasar Market, dan Mad About Comedy.
- Agenda rutin TIM mencakup TIM Book & Literature Festival, Puasa-Puas-in, bazar komunitas, dan TIM Art Market bulanan.
- TIM menyediakan ruang untuk kelas tari, lokakarya seni lukis, menggambar, teater, foto pre-wedding, dan foto produk.
- TIM memiliki Mural Arts Space sebagai ruang berkarya bagi seniman rupa.
- Kolaborasi seni dilakukan bersama Kedutaan Ukraina di area dekat Planetarium.
- TIM memiliki Paviliun Raden Saleh (PRS) dengan fasilitas pertemuan, penginapan, restoran, dan akses ke ekosistem kreatif.
- Jakpro memperluas kolaborasi dengan seniman, institusi pendidikan, komunitas, dan Himpunan Astronomi terkait Planetarium.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.