Enam Tipu Daya Setan yang Bisa Membuat Manusia Terlena dalam Dosa
Artikel membahas enam tipu daya setan terbesar menurut ulama Yahya bin Mu'adz ar-Razi, yang dikutip Syekh Muhammad Nawawi al-Banteni dalam kitab Nashaihul Ibad. Tipu daya tersebut adalah terus berbuat dosa dengan harapan ampunan tanpa tobat, merasa dekat kepada Allah tanpa ketaatan, mengharapkan surga sambil menyebarkan benih neraka, menginginkan rumah orang taat dengan melakukan maksiat, mengharapkan pahala tanpa amal, dan berangan-angan kepada Allah sambil melampaui batas. Keenam tipu daya ini berbahaya karena membuat manusia merasa aman dalam kemaksiatan tanpa kesadaran untuk bertobat.
Poin-Poin Utama
- Setan menjerumuskan manusia secara halus, bukan terang-terangan.
- Ulama Yahya bin Mu'adz ar-Razi mengungkap enam tipu daya besar setan.
- Yahya bin Mu'adz ar-Razi dijuluki lautan kebenaran dan pembimbing ulama.
- Kutipan tersebut dimuat Syekh Muhammad Nawawi bin Umar al-Banteni dalam kitab Nashaihul Ibad.
- Tipu daya pertama: terus berbuat dosa berharap ampunan tanpa penyesalan.
- Tipu daya kedua: mengaku dekat kepada Allah tanpa ketaatan.
- Tipu daya ketiga: mengharapkan kesenangan surga sambil menyebarkan benih neraka.
- Tipu daya keempat: menginginkan rumah orang taat dengan melakukan maksiat.
- Tipu daya kelima: mengharapkan pahala tanpa beramal.
- Tipu daya keenam: berangan-angan kepada Allah disertai perbuatan melampaui batas.
- Ketaatan mencakup menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT.
- Keseluruhan tipu daya membuat manusia merasa aman dalam kemaksiatan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.