Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Khazanah Negatif

Maksiat Menggelapkan Hati, Melemahkan Badan, dan Menghalangi Ketaatan

Senin, 7 September 2026, 06:35 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Jauziyyah dalam Ad-Da' wa ad-Dawa. Menurut Abdullah bin Abbas, perbuatan buruk menimbulkan kegelapan hati, kelemahan badan, dan kekurangan rezeki, sedangkan kekuatan sejati seorang mukmin terletak pada hati yang kuat. Hukuman bagi pendosa adalah terhalangnya dari menaati Allah dan terputusnya jalan kebaikan, sebagaimana perumpamaan makanan yang membawa penyakit sehingga mencegah konsumsi makanan yang baik.

Poin-Poin Utama

  • Title: Maksiat Menggelapkan Hati, Melemahkan Badan, dan Menghalangi Ketaatan.
  • Article references Ibnu Qayyim al-Jauziyyah's book Ad-Da' wa ad-Dawa.
  • Ad-Da' wa ad-Dawa explains that strong sin-darkness in the heart causes confusion and leads to bidah and misguidance.
  • Ad-Da' wa ad-Dawa compares sin-darkness in the heart to night darkness covering one's vision.
  • Ad-Da' wa ad-Dawa states that obedience is light, and growing darkness increases confusion.
  • Ad-Da' wa ad-Dawa likens a person trapped in sin-darkness to a blind person walking alone in night darkness.
  • Abdullah bin Abbas said goodness brings light to the face, radiance to the heart, expansion in sustenance, strength in the body, and love from people.
  • Abdullah bin Abbas said wrongdoing brings black color to the face, darkness in the heart, weakness in the body, lack in sustenance, and hatred from people.
  • Sin continuously weakens the heart until the end of life.
  • A believer's strength lies in the heart; stronger heart yields stronger body.
  • Evil people are corrupted and, despite strong bodies, are the weakest.
  • When strength is needed, the evil person's own strength betrays and deceives them.
  • Physical strength of the Persians and Romans deceived them and they relied on it.
  • Believers with heart-strength destroyed the Persians and Romans.
  • Sin's punishment includes being blocked from obeying Allah and cut off from other good deeds.
Tagar Terkait
#islam#maksiat#dosa#hati#ibnu qayyim al-jauziyyah#ketaatan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya