Dosa Terus-menerus Merusak Akal dan Membuat Hati Berkarat
menerus dapat merusak akal, karena maksiat mematikan cahaya akal dan melemahkan kemampuan manusia untuk menolak dosa. Hati pun menjadi berkarat, tertutup dari petunjuk, dan akhirnya dapat dikendalikan setan; karena itu, manusia seharusnya sadar bahwa Allah, malaikat, Alquran, kematian, dan neraka selalu menjadi peringatan terhadap kemaksiatan.
Poin-Poin Utama
- Article published by REPUBLIKA.CO.ID from Jakarta.
- Maksiat damages both behavior and intellect according to article.
- Continuous sin dims intellectual light and weakens ability to reject sin.
- Accumulated sins cause heart to rust and block guidance.
- Sustained sin can drag person under satan's control.
- Ibnu Qayyim al-Jauziyyah stated this in book Ad-Da' wa ad-Dawa.
- Ibnu Qayyim described intellect as light that sin extinguishes.
- Loss of inner light weakens human heart per article.
- Salaf scholars said anyone disobeying Allah suffers reduced intellect.
- Perfect intellect leads person to abandon sin when confronted.
- Person remains under Allah's preservation at all times.
- Allah monitors person at home and during every activity.
- Angels also witness person's actions.
- Qur'an, death, and hellfire all advise against sin.
- Pleasure from sin destroys worldly and afterlife goodness.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.