Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Khazanah Negatif

Dosa Terus-menerus Merusak Akal dan Membuat Hati Berkarat

Rabu, 9 September 2026, 02:30 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

menerus dapat merusak akal, karena maksiat mematikan cahaya akal dan melemahkan kemampuan manusia untuk menolak dosa. Hati pun menjadi berkarat, tertutup dari petunjuk, dan akhirnya dapat dikendalikan setan; karena itu, manusia seharusnya sadar bahwa Allah, malaikat, Alquran, kematian, dan neraka selalu menjadi peringatan terhadap kemaksiatan.

Poin-Poin Utama

  • Article published by REPUBLIKA.CO.ID from Jakarta.
  • Maksiat damages both behavior and intellect according to article.
  • Continuous sin dims intellectual light and weakens ability to reject sin.
  • Accumulated sins cause heart to rust and block guidance.
  • Sustained sin can drag person under satan's control.
  • Ibnu Qayyim al-Jauziyyah stated this in book Ad-Da' wa ad-Dawa.
  • Ibnu Qayyim described intellect as light that sin extinguishes.
  • Loss of inner light weakens human heart per article.
  • Salaf scholars said anyone disobeying Allah suffers reduced intellect.
  • Perfect intellect leads person to abandon sin when confronted.
  • Person remains under Allah's preservation at all times.
  • Allah monitors person at home and during every activity.
  • Angels also witness person's actions.
  • Qur'an, death, and hellfire all advise against sin.
  • Pleasure from sin destroys worldly and afterlife goodness.
Tagar Terkait
#islam#maksiat#dosa#hati#ibnu qayyim al-jauziyyah#akal#ad-da' wa ad-dawa
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya