Tina Wiryawati Dorong Dinkes Jabar Perkuat Edukasi Warga Hadapi Abu Vulkanik
anak, lansia, dan penderita gangguan pernapasan. Ia juga meminta agar informasi kesehatan disebarluaskan hingga tingkat kabupaten dan kota melalui puskesmas serta kanal komunikasi pemerintah, sekaligus memastikan kesiapan fasilitas kesehatan dalam menangani warga yang terdampak. Dengan edukasi yang baik dan koordinasi antar-pihak terkait, Tina berharap risiko kesehatan akibat paparan abu vulkanik dapat diminimalkan.
Poin-Poin Utama
- Anggota DPRD Jawa Barat Tina Wiryawati mendorong Dinkes Jabar memperkuat edukasi warga terkait paparan abu vulkanik.
- Tina Wiryawati menyampaikan pernyataan tersebut pada Rabu, 9 September 2026.
- Paparan abu vulkanik berdampak pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.
- Penggunaan masker disarankan untuk aktivitas di tengah paparan abu vulkanik.
- Warga disarankan menggunakan pelindung mata saat terpapar abu vulkanik.
- Warga disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan saat konsentrasi abu tinggi.
- Kelompok rentan mencakup anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan.
- Dinkes Jabar diminta memastikan informasi kesehatan menjangkau tingkat kabupaten dan kota.
- Edukasi dapat disampaikan melalui puskesmas, tenaga kesehatan, dan kanal komunikasi pemerintah.
- Informasi yang disampaikan meliputi penggunaan masker, perlindungan mata, serta kebersihan tubuh dan lingkungan.
- Tina meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan fasilitas kesehatan menangani keluhan pascapaparan.
- Koordinasi diminta diperkuat antara Dinkes, pemerintah daerah, puskesmas, dan unsur terkait.
- Tujuan edukasi adalah mencegah kepanikan namun tetap menjaga kewaspadaan masyarakat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.