Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Kesehatan Netral

Dampak Erupsi Anak Krakatau, Kasus ISPA Tembus 16.759 di 4 Provinsi

Kamis, 10 September 2026, 11:06 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 2 kali
Ukuran:

Kementerian Kesehatan mencatat 16.759 kasus ISPA akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hingga 6 September, tersebar di 23 kabupaten/kota pada 4 provinsi, dengan 3.771 kasus di antaranya menimpa balita. Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat membatasi aktivitas luar ruangan, mengenakan masker, serta lansia, anak-anak, dan kelompok rentan lainnya agar meminimalkan paparan debu halus. Kemenkes memantau kualitas udara dan dampak kesehatan sebagai bagian dari perlindungan masyarakat.

Poin-Poin Utama

  • Kementerian Kesehatan mencatat 16.759 kasus ISPA kumulatif hingga Minggu (6/9).
  • Sebaran kasus ISPA mencakup 23 kabupaten/kota.
  • Kasus ISPA meluas di 4 provinsi terdampak paparan abu vulkanik.
  • Anak-anak dan balita merupakan kelompok rentan paling terdampak.
  • Kelompok usia 0–5 tahun (balita) mencatat 3.771 kasus ISPA.
  • Kelompok usia di atas 5 tahun mencatat 12.988 kasus ISPA.
  • Erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi sumber paparan abu vulkanik penyebab lonjakan ISPA.
  • Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat tetap waspada.
  • Masyarakat diminta mengurangi aktivitas luar rumah saat kualitas udara buruk.
  • Kelompok rentan (lansia, anak-anak, pasien penyakit tertentu) diminta meminimalkan aktivitas luar ruangan.
  • Imbuan meliputi stay at home, penggunaan masker, dan kunjungan ke fasilitas kesehatan saat gejala muncul.
  • Pernyataan Dante Saksono Harbuwono disampaikan pada Kamis (10/9).
  • Kemenkes memantau kualitas udara dan dampak kesehatan akibat erupsi.
Tagar Terkait
#abu vulkanik#erupsi#anak krakatau#ispa#kemenkes#kesehatan masyarakat
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya