Keluarga Sebut Febiola Masih Kejang dan Muntah, Dinkes Karo Sebut Hasil Pemeriksaan Normal
Febiola Purba (16), siswa SMK Swasta Bersama Berastagi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis pada 13 Agustus 2026, masih mengalami kejang dan muntah meski hasil pemeriksaan EEG di RSUP Haji Adam Malik disebut normal oleh dokter; keluarga meminta hasil tertulis dibuka agar penanganan maksimal. Dinas Kesehatan Karo menyatakan tetap mendampingi penanganan medis Febiola dengan tim dokter spesialis dan melanjutkan penelusuran penyebab keracunan. Hasil uji laboratorium terhadap 11 sampel makanan menyimpulkan empat sampel positif mengandung bakteri, yaitu Bacillus cereus pada nasi, Staphylococcus aureus pada dencis saus, dan Escherichia coli pada melon.
Poin-Poin Utama
- Febiola Purba (16), siswa SMK Swasta Bersama Berastagi, masih alami kejang dan muntah.
- 361 murid keracunan menu Makan Bergizi Gratis di Karo pada Kamis (13/8/2026).
- Korban berasal dari SMA Negeri 1 Berastagi, SMA Swasta Bersama, SMK Swasta Bersama, SMP Negeri 3 Kabanjahe, dan SMP Swasta Bersama.
- Semua murid konsumsi makanan dari SPPG Karo Berastagi Sempajaya di Markas Kodim 0205/Tanah Karo.
- Menu MBG terdiri dari nasi, sayur kol, wortel, dan ikan dencis saus.
- Gejala Febiola termasuk kejang, lidah tertarik ke dalam, tubuh lemas, dan gangguan ingatan.
- Hasil EEG Febiola di RSUP Haji Adam Malik dan RSU Haji Medan normal.
- Gejala kejang Febiola berkurang setelah minum obat antikejang.
- Tim dokter terdiri dari spesialis penyakit infeksi, saraf, gastroenterologi, konsultan anak, dan kejiwaan.
- UPTD Laboratorium Kesehatan Sumut periksa 11 sampel makanan.
- Sampel diterima pada Jumat (14/8/2026) dan hasil keluar Minggu (16/8/2026).
- Setiap sampel diuji terhadap empat bakteri: Salmonella, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus.
- Empat sampel positif mengandung bakteri.
- Nasi dari sekolah positif Bacillus cereus; dencis saus positif Staphylococcus aureus; melon dari sekolah positif Escherichia coli.
- Dinkes Karo, Dinkes Pemprov Sumut, dan Badan Gizi Nasional lanjutkan penanganan medis Febiola.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.