352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Bakal Di-suspend
Sebanyak 352 siswa SD di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, NTB, diduga keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Semua korban telah ditangani di beberapa Puskesmas dan dipulangkan setelah observasi. SPPG yang menyalurkan makanan terancam dihentikan sementara (suspend) sebagai bentuk evaluasi menunggu keputusan Badan Gizi Nasional.
Poin-Poin Utama
- 352 siswa SD di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, NTB, diduga keracunan program Makan Bergizi Gratis.
- Para korban mengeluhkan muntah-muntah dan pusing.
- 352 siswa tersebut ditangani di tiga Puskesmas: Peringgarata, Mantang, dan Aik Darek.
- Ketua Markus MBG Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya mengecek kondisi siswa yang dirawat.
- Assistant II Lombok Tengah mengecek lokasi SPPG dan Puskesmas terkait insiden keracunan.
- Sebagian siswa korban keracunan sudah diperbolehkan pulang.
- Semua 352 siswa korban keracunan telah kembali ke rumah masing-masing.
- Observasi selama 3 jam dilakukan terhadap para korban.
- SPPG mitra di Desa Lendang Tampel, Kecamatan Batukliang, terancam kena suspend.
- SPPG tersebut menyalurkan makanan MBG kepada 352 siswa yang menjadi korban.
- Satgas Pengawasan MBG Lombok Tengah memastikan korban telah ditangani.
- Ketua Satuan Tugas Program MBG NTB Fathul Gani mengatakan SPPG akan otomatis di-suspend.
- Penghentian sementara diperlukan untuk memulihkan kepercayaan penerima manfaat.
- Durasi suspend masih menunggu keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
- Sanksi suspend akan digunakan sebagai bahan evaluasi atas insiden keracunan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.