Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Lingkungan Netral

Gerak Cepat Rescue untuk Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa

Rabu, 9 September 2026, 22:46 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Menteri Kehutanan Raja Antoni memperkuat gerak cepat penyelamatan satwa liar, khususnya orangutan, untuk mencegah dampak karhutla yang meluas. Langkah konkret dilakukan bersama BKSDA Kalimantan Barat dan mitra konservasi seperti YIARI melalui intensifikasi patroli, pelaporan cepat via call center, serta dukungan peralatan medis dan pompa air di lapangan. Satwa yang berhasil diselamatkan akan diperiksa kesehatannya sebelum dilepasliarkan kembali ke habitat aman demi mempertahankan perilaku liarnya.

Poin-Poin Utama

  • Menteri Kehutanan Raja Antoni memperkuat gerak cepat penyelamatan satwa liar dari dampak karhutla.
  • Upaya penyelamatan dilakukan bersamaan dengan pemadaman api karhutla.
  • Kementerian Kehutanan bersama BKSDA Kalimantan Barat dan mitra konservasi YIARI memperkuat langkah penyelamatan.
  • Penguatan dilakukan melalui intensifikasi patroli dan sosialisasi kepada masyarakat.
  • Kendaraan patroli akan digunakan lebih banyak dan lebih sering.
  • Masyarakat diminta melapor melalui nomor call center jika menemukan orangutan keluar dari hutan atau masuk permukiman.
  • Keterlambatan penanganan dapat berakibat fatal pada orangutan yang mengalami penyakit pernapasan akibat karhutla.
  • Dukungan mitra diperkuat melalui penyediaan pompa air, pipa, selang, tabung oksigen, dan nebulizer.
  • Kemenhut membuka opsi menugaskan dokter hewan dari balai lain jika kondisi krisis.
  • Satwa yang diselamatkan diperiksa kesehatannya sebelum dilepasliarkan.
  • Pelepasliaran dilakukan ke habitat yang dinilai aman dari karhutla.
  • Pelepasliaran harus dilakukan sesegera mungkin agar orangutan tidak terlalu lama di kandang.
  • Tujuan pelepasliaran cepat adalah mempertahankan perilaku liar orangutan.
  • Pernyataan disampaikan Raja Antoni saat mengunjungi YIARI pada Rabu (9/9).
  • Sumber berita: Ant/P-3.
Tagar Terkait
#karhutla#kalimantan barat#kementerian kehutanan#orangutan#menhut raja antoni#penyelamatan satwa#dampak karhutla#yiari
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya