Cegah Karhutla, Perusahaan Sawit Diminta Tingkatkan Patroli, Kordinasi dan Kewaspadaan Tinggi
GAPKI mengimbau seluruh perusahaan sawit anggota untuk meningkatkan kewaspadaan, kesiapsiagaan, serta langkah pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, terutama di lahan gambut dan daerah rawan karhutla. Ketua Umum GAPKI Eddy Martono meminta perusahaan memeriksa kesiapan personel, peralatan pemadaman, sumber air, sistem komunikasi, dan sarana patroli serta deteksi dini. Pemeriksaan kelengkapan dan kesiapsiagaan sarana prasarana ini diperlukan agar dapat dimobilisasi cepat saat terjadi indikasi kebakaran.
Poin-Poin Utama
- GAPKI meminta seluruh perusahaan anggota meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan karhutla.
- Imbauan terutama berlaku untuk wilayah lahan gambut dan daerah rawan kebakaran tinggi.
- Ketua Umum GAPKI Eddy Martono menekankan pentingnya keterlibatan langsung pimpinan perusahaan sawit.
- Upaya pencegahan harus dilakukan secara maksimal, terukur, dan terdokumentasi.
- Perusahaan diminta memeriksa kesiapan personel, peralatan pemadaman, dan sumber air.
- Pemeriksaan juga mencakup cadangan air, akses lokasi, sistem komunikasi, dan patroli.
- Sarana deteksi dini, alat pelindung diri, dan fasilitas pendukung juga harus diperiksa.
- Di lahan gambut, perusahaan harus memastikan kesiapan sumber air dan sistem pembasahan.
- Akses pemadaman dan peralatan sesuai kondisi lapangan wajib disiapkan di daerah rawan.
- Eddy menegaskan seluruh personel dan sarana prasarana harus dalam kondisi siap dan berfungsi baik.
- Seluruh sumber daya harus dapat dimobilisasi cepat bila ada indikasi kebakaran.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.