Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Berita Positif

Hujan Turun di Sangatta Setelah Sholat Istisqa, Warga Sambut dengan Syukur

Rabu, 9 September 2026, 23:15 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Wilayah Sangatta, Kutai Timur, akhirnya diguyur hujan pada Rabu (9/9/2026) tidak lama setelah pemda bersama masyarakat melaksanakan Sholat Istisqa yang diprakarsai Kementerian Agama Kutim. Hujan turun di beberapa kawasan seperti Jalan Yos Sudarso, Jalan Dayung, dan Kelurahan Teluk Lingga, namun belum merata ke seluruh wilayah, termasuk Bukit Pelangi yang masih kering. Wakil Bupati Mahyunadi menyatakan Sholat Istisqa akan kembali dilakukan jika hujan belum merata, sambil mengimbau masyarakat tetap mewaspadai risiko kebakaran hutan dan lahan karena kemarau panjang bisa berlangsung hingga Desember.

Poin-Poin Utama

  • Sebagian wilayah Sangatta, ibu kota Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, diguyur hujan pada Rabu (9/9/2026).
  • Hujan terjadi tidak lama setelah Sholat Istisqa di Lapangan Kantor Bupati Kutim.
  • Wakil Bupati Kutim Mahyunadi mengimbau masyarakat tidak mudah meragukan efektivitas doa bersama.
  • Hujan lebat turun di Jalan Yos Sudarso, Jalan Dayung, dan Kelurahan Teluk Lingga.
  • Kawasan APT Pranoto hanya disiram rintik halus.
  • Kawasan Bukit Pelangi belum menerima hujan sama sekali.
  • Curah hujan belum merata ke seluruh wilayah Sangatta.
  • Turunnya hujan terjadi di tengah kekhawatiran kemarau panjang dan ancaman kebakaran hutan serta lahan (karhutla).
  • Jalanan beraspal dan semen yang berdebu perlahan basah akibat hujan.
  • Sholat Istisqa diprakarsai oleh Kementerian Agama Kabupaten Kutim.
  • Sholat Istisqa diikuti Forkopimda, perangkat daerah, ratusan pelajar, tokoh agama, alim ulama, dan tokoh masyarakat.
  • Mahyunadi menyatakan tradisi Sholat Istisqa di masa lalu dilakukan berulang kali.
  • Pemda Kutim siap melaksanakan Sholat Istisqa lanjutan jika hujan belum merata.
  • Mahyunadi mengingatkan masyarakat tetap mewaspadai risiko karhutla.
  • Pengalaman kemarau panjang tahun 1997 dan 2015 menunjukkan musim kering dapat berlangsung hingga Desember.
Tagar Terkait
#karhutla#hujan#kalimantan timur#kemarau panjang#sholat istisqa#sangatta#kutai timur
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya