Kinerja Rosan Roeslani Dinilai Akademisi Masuk Jajaran Terbaik Menteri
Akademisi Universitas Esa Unggul Iswadi menilai Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani layak masuk jajaran menteri berkinerja terbaik berdasarkan asesmen IndexPolitica Indonesia dengan skor 89, di bawah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang meraih skor 91. Penilaian dilakukan melalui pendekatan evidence-based government performance evaluation dengan metode MCDA pada enam dimensi, di mana dimensi hasil kebijakan memiliki bobot terbesar 25 persen. Iswadi menilai capaian investasi Rosan—realisasi Rp1.931 triliun pada 2025 dan Rp1.010 triliun pada semester I 2026 dengan penciptaan jutaan lapangan kerja—menunjukkan dampak ekonomi nyata di tengah tekanan geopolitik global.
Poin-Poin Utama
- Akademisi Universitas Esa Unggul Iswadi menilai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani layak masuk jajaran Menteri Berprestasi Terbaik.
- IndexPolitica Indonesia menempatkan Rosan di peringkat kedua dengan skor 89 dalam asesmen Menteri Kabinet Merah Putih.
- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menempati peringkat pertama dengan skor 91.
- IndexPolitica menggunakan metode evidence-based government performance evaluation dengan pendekatan multi-criteria decision analysis (MCDA).
- Penilaian terdiri dari enam dimensi dengan total bobot 100 persen.
- Dimensi keluaran kebijakan berbobot 20 persen.
- Dimensi hasil kebijakan berbobot 25 persen, bobot terbesar.
- Dimensi efektivitas pelaksanaan berbobot 20 persen.
- Dimensi dampak publik dan ekonomi berbobot 15 persen.
- Dimensi inovasi kebijakan berbobot 10 persen.
- Dimensi koordinasi antarpemerintah berbobot 10 persen.
- Realisasi investasi Indonesia pada 2025 mencapai Rp1.931 triliun.
- Realisasi investasi Indonesia pada 2025 menciptakan lebih dari 2,7 juta lapangan kerja.
- Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 mencapai Rp1.010 triliun.
- Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 menciptakan lebih dari 1,4 juta lapangan kerja.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.