Efek Kebijakan Trump, Tempat Penampungan Migran di Meksiko Mulai Sepi
Tempat penampungan migran di Ciudad Juarez, Meksiko, semakin sepi akibat pengetatan imigrasi dan kampanye deportasi massal pemerintahan Trump yang menghentikan operasional aplikasi CBP One. Fasilitas seperti El Buen Samaritano mengalami penurunan jumlah penghuni, terlihat dari kasur kosong dan aktivitas yang lengang. Meskipun demikian, sebagian migran seperti Salome Villena asal Ekuador masih bertahan menunggu kepastian perjalanan.
Poin-Poin Utama
- Tempat penampungan migran di Ciudad Juarez, Meksiko, makin sepi.
- Pengetatan imigrasi dan kampanye deportasi massal pemerintahan Trump jadi penyebab.
- Banyak kasur di fasilitas penampungan dibiarkan kosong.
- Area asrama dan ruang makan tampak lebih lengang dari sebelumnya.
- Kebijakan baru Trump mempersempit jalur legal migran masuk ke AS.
- Operasi aplikasi CBP One dihentikan untuk mengatur janji temu di perbatasan.
- Sebagian migran masih bertahan di tempat penampungan menunggu kepastian perjalanan.
- Salome Villena, migran asal Ekuador, tinggal bersama putranya di El Buen Samaritano.
- Sepinya penampungan gambarkan perubahan situasi migrasi di perbatasan Meksiko-AS.
- Arus kedatangan migran ke fasilitas penampungan terus menurun.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.