Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Khazanah Negatif

Alasan Abu Bakar Pilih Bebaskan Budak Lemah, Bukan yang Kuat

Kamis, 10 September 2026, 07:12 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Shiddiq dikenal gemar membebaskan budak Muslim yang lemah dan tertindas menggunakan harta dan tenaganya, termasuk kisah saat ia menebus Nahdiyah dan putrinya dari majikan Bani Abd Al-Dar. Ketika ayahnya mempertanyakan pilihannya membebaskan orang lemah, bukan budak kuat, Abu Bakar menegaskan bahwa tindaknya semata demi mengharap ridha Allah SWT, bukan untuk pujian atau kehormatan dunia.

Poin-Poin Utama

  • Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu anhu gemar membebaskan budak Muslim lemah dan tertindas.
  • Ayah Abu Bakar mempertanyakan pilihannya membebaskan budak lemah, bukan yang kuat.
  • Abu Bakar menegaskan tindakannya demi mengharap keridhaan Allah SWT.
  • Abu Bakar mengerahkan harta dan tenaga untuk membebaskan budak.
  • Nahdiyah seorang budak perempuan bersama putrinya termasuk awal masuk Islam.
  • Nahdiyah dan putrinya bertugas membuat roti untuk majikan mereka.
  • Majikan perempuan Nahdiyah dari Bani Abd Al-Dar bersumpah tidak akan membebaskan mereka selamanya.
  • Abu Bakar menyarankan majikan tersebut menebus sumpahnya.
  • Majikan menjawab Abu Bakar telah merusak keduanya dan meminta Abu Bakar yang memerdekakan.
  • Abu Bakar menawar harga tebusan dan membeli keduanya.
  • Abu Bakar meminta alat penumbuk tepung sebagai bagian transaksi.
  • Nahdiyah meminta memanfaatkan alat itu dulu sebelum mengembalikannya.
  • Abu Bakar mempersilakan mereka menggunakan alat tersebut.
  • Sumber kisah: Ahmad Abdul Al Al-Thahthawi dalam 150 Qshah min Hayati Abu Bakar Ash-Shiddiq.
  • Abu Bakar membebaskan budak bukan untuk mencari pujian atau kehormatan, melainkan ridha Allah SWT.
Tagar Terkait
#sejarah islam#sahabat nabi#abu bakar ash-shiddiq#budak
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya