Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Humaniora Negatif

Usai Kebakaran Hebat, Desa Adat Sade Memilih Bangkit

Kamis, 10 September 2026, 07:48 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Kebakaran pada 22 Agustus 2025 menghanguskan hampir seluruh kawasan permukiman Adat Desa Sade di Lombok Tengah, NTB, dan merusak setidaknya 78 bangunan. Warga setempat memilih bangkit dengan melakukan rekonstruksi secara swadaya dan gotong-royong, ditargetkan rampung paling lambat dua bulan. Kendala utama berupa pembuatan atap tradisional alang-alang yang memakan waktu lebih lama karena warga sibuk membangun rumah masing-masing.

Poin-Poin Utama

  • Kebakaran melanda Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.
  • Kebakaran terjadi pada Sabtu (22/8) malam sekitar pukul 20.30 WITA.
  • Hampir seluruh area permukiman adat dan harta benda warga ludes terbakar.
  • Warga bergotong-royong membangun kembali rumah mereka.
  • Proses rekonstruksi dilakukan secara swadaya dan gotong-royong.
  • Pembangunan kembali memasuki tahap rekonstruksi fisik.
  • Proses pembangunan diperkirakan memakan waktu paling lambat sekitar dua bulan.
  • Pondasi dan kayu masih tersedia, tinggal langsung diangkat kembali.
  • Kendala teknis pada pembuatan atap tradisional alang-alang.
  • Pembuatan atap alang-alang membutuhkan waktu relatif lebih lama.
  • Warga sibuk membangun rumah masing-masing menjadi penyebab lambatnya pembuatan atap.
  • Data di lapangan mencatat musibah merusak setidaknya 78 bangunan.
  • Seluruh proses pembangunan kembali dikerjakan oleh masyarakat Dusun Sade.
  • Warga memilih bangkit setelah kejadian tersebut.
  • Nama warga yang memberikan keterangan antara lain Dito dan Itok Sanadi, 38 tahun.
Tagar Terkait
#kebakaran#rekonstruksi#ntb#lombok tengah#desa sade#desa adat
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya