Trailer Laut Bercerita Hidupkan Kembali Perjuangan Biru Laut di Layar Lebar
Trailer film Laut Bercerita karya Leila S Chudori resmi diluncurkan, mengangkat perjuangan Biru Laut dan kelompok studi Winatra di akhir 1990-an. Proses adaptasi novel ke layar lebar penuh dilema karena Leila harus memilih adegan demi menjaga durasi, termasuk memperkuat adegan penangkapan pembaca Pramoedya yang awalnya hanya disinggung. Leila mengakui kisah ini masih relevan hingga kini, yang justru dianggap ironis karena banyak hal dari peristiwa tersebut belum terselesaikan.
Poin-Poin Utama
- Film Laut Bercerita diangkat dari novel karya Leila S Chudori.
- Diproduksi Pal8 Pictures dengan sutradara dan penulis skenario Yosep Anggi Noen bersama Leila.
- Film mengisahkan perjuangan Biru Laut dan kelompok studi Winatra di akhir 1990-an.
- Trailer resmi diluncurkan ke publik.
- Leila mengaku dilema memilih adegan untuk menjaga kohesivitas dan durasi.
- Jika seluruh adegan dimasukkan, durasi film mencapai enam jam.
- Adegan penangkapan pembaca Pramoedya Ananta Toer yang hanya disinggung di novel diangkat menjadi fondasi penting.
- Konferensi pers digelar di Jakarta pada Rabu, 10/9/2026.
- Leila menyatakan kisah ini masih relevan hingga hari ini.
- Novel Laut Bercerita pertama kali terbit tahun 2017.
- Leila menyebut pandemi mendorong pembaca baru menelusuri peristiwa dalam novel.
- Proses adaptasi melibatkan diskusi dan negosiasi untuk menentukan adegan final.
- Mas Anggi mengusulkan draft pertama memuat semua adegan sebelum diseleksi.
- Film menekankan latar belakang emosional melalui penguatan elemen naratif tertentu.
- Novel terbit 2017 dan pembaca baru muncul saat pandemi untuk menggali konteks historis.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.