Ratusan Siswa-Guru di Pati Diduga Keracunan MBG, Pemkab Pati Tetapkan KLB
Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) setelah ratusan siswa dan guru dari SMP Negeri 1 Gembong serta MTs Negeri 3 Pati mengalami mual dan diare diduga akibat menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menyatakan bahwa penanganan darurat akan dibiayai melalui belanja tidak terduga demi keselamatan korban, dengan 45 siswa masih menjalani rawat inap di rumah sakit. Pemkab Pati terus melakukan pendataan, mengawal proses investigasi, serta mengevaluasi distribusi dan keamanan pangan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.
Poin-Poin Utama
- Pemkab Pati menetapkan dugaan keracunan MBG sebagai kejadian luar biasa.
- Sebanyak 103 siswa dan 13 guru SMP Negeri 1 Gembong mengalami mual dan diare.
- Sebanyak 127 siswa dan 30 guru MTs Negeri 3 Pati mengalami mual dan diare.
- Total sementara kasus mencapai 273 siswa dan guru.
- Sebanyak 45 siswa masih menjalani rawat inap.
- Korban dirawat di RSUD Soewondo dan RS Mitra Bangsa.
- Pemkab Pati memprioritaskan penanganan dan pemantauan seluruh korban.
- Penanganan darurat dapat dibiayai melalui belanja tidak terduga.
- Pemkab Pati melakukan pendataan dan sinkronisasi jumlah korban.
- Pemkab Pati mengawal investigasi penyebab kejadian.
- Evaluasi distribusi dan keamanan pangan menunggu hasil investigasi resmi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.