SIG Dorong Penggunaan Bahan Bangunan Rendah Emisi di Green Building Festival 2026
SIG memperkuat komitmen mendorong bahan bangunan rendah emisi lewat kolaborasi dengan GBCI dalam Indonesia Green Building Festival 2026 di lima kota. Perseroan menerapkan ekonomi sirkular melalui peningkatan bahan bakar alternatif seperti RDF dan biomassa, serta mempercepat transisi energi dengan panel surya, WHRPG, dan digitalisasi pabrik plant optimizer. Langkah ini menjadi bagian dari strategi dekarbonisasi untuk mendukung konstruksi berkelanjutan di Indonesia.
Poin-Poin Utama
- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) promosikan bahan bangunan rendah emisi di Indonesia Green Building Festival 2026.
- Festival digelar di lima kota.
- Kolaborasi dengan Green Building Council Indonesia (GBCI).
- Opening ceremony di Patrajasa Yudistira, Kamis (10/9/2026).
- Direktur Operasi SIG Reni Wulandari sampaikan pernyataan.
- SIG terapkan ekonomi sirkular sebagai strategi dekarbonisasi.
- Bahan bakar alternatif pakai refuse-derived fuel (RDF) dari sampah perkotaan, limbah industri, biomassa.
- Tingkat substitusi termal (TSR) di pabrik SIG capai level signifikan.
- SIG pasang panel surya untuk transisi energi.
- SIG optimasi gas panas buang lewat Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG).
- Digitalisasi pabrik lewat plant optimizer.
- Tujuan plant optimizer: efisiensi biaya produksi.
- Inovasi produk dan solusi rendah emisi hasilkan dari bahan baku dan proses ramah lingkungan.
- Kolaborasi rantai nilai disebut syarat transisi konstruksi rendah emisi.
- Festival bagian dari akselerasi konstruksi berkelanjutan di Indonesia.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.