Gen Z Suka Self-Reward Pakai Makanan Favorit
Penelitian mahasiswa UGM pada 384 responden Gen Z menemukan 42% memilih makanan favorit sebagai bentuk self-reward, disusul pembelian barang (33,5%) dan bentuk non-pembelian (24,5%). Kemudahan transaksi digital dan paparan konten komersial di media sosial mendorong keputusan pembelian impulsif tersebut. Studi juga menunjukkan literasi keuangan belum cukup mencegah pembelian impulsif, karena dorongan mencari kepuasan instan tetap memengaruhi keputusan konsumsi.
Poin-Poin Utama
- Riset dilakukan tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada.
- Studi melibatkan 384 responden Generasi Z.
- 42 persen responden memilih makanan sebagai bentuk self-reward.
- 33,5 persen responden memilih pembelian barang sebagai self-reward.
- 24,5 persen responden memilih bentuk self-reward tanpa pembelian barang.
- Self-reward adalah tindakan memberi penghargaan pada diri sendiri atas kerja keras atau pencapaian tertentu.
- Penelitian menelaah hubungan literasi keuangan, pembelian impulsif, dan kecenderungan self-reward pada Gen Z.
- Anggita Rasya Ananta menjadi anggota tim peneliti.
- Kemudahan transaksi digital menciptakan lingkungan pendukung pembelian cepat.
- Rekomendasi produk, tren, promosi, dan konten komersial muncul berulang kali di media sosial dan platform digital.
- Pengetahuan pengelolaan keuangan belum tentu mencegah pembelian impulsif.
- Seseorang yang memahami anggaran dan menabung tetap bisa terpengaruh dorongan kepuasan cepat.
- Literasi keuangan memberi dasar memahami konsekuensi keputusan finansial.
- Kutipan Anggita diambil dari keterangan tertulis pada Kamis (10/9/2026).
- Gen Z paling sering menggunakan makanan favorit sebagai bentuk self-reward.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.