MBG Dongkrak Pendapatan Peternak Lokal, Singgih Januratmoko Dukung Keberlanjutan
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko dukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai dongkrak pendapatan peternak ayam dan UMKM pangan lokal lewat penyerapan telur serta daging ayam yang lebih pasti. MBG disebut bisa tekan fluktuasi harga di tingkat produsen dengan menjaga keseimbangan supply dan demand. Singgih tekankan agar rantai pasok MBG libatkan peternak rakyat, koperasi, BUMDes, dan UMKM lokal, bukan hanya perusahaan besar, agar manfaat ekonomi program berputar di daerah.
Poin-Poin Utama
- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Singgih merupakan anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI.
- Program MBG dinilai berdampak ekonomi terhadap peternak ayam dan pelaku UMKM pangan daerah.
- Keberlanjutan MBG diyakini menciptakan pasar lebih pasti bagi daging ayam dan telur.
- Permintaan terukur dari MBG diyakini menekan gejolak harga di tingkat produsen.
- Singgih menyebut pernyataan ini pada Kamis, 10 September 2026.
- MBG mencakup ekosistem mulai dari peternak ayam, layer, UMKM, koperasi, distributor, hingga tenaga kerja daerah.
- Fluktuasi harga ayam dan telur menjadi persoalan utama peternak rakyat.
- Saat produksi melimpah dan daya serap terbatas, harga bisa jatuh di bawah tingkat keekonomian.
- Serapan konsisten melalui MBG disebut sebagai instrumen penyeimbang supply dan demand.
- Singgih mendorong pengadaan bahan pangan tidak terkonsentrasi pada perusahaan besar.
- Peternak rakyat, koperasi, kelompok peternak, BUMDes, dan UMKM lokal diminta masuk rantai pasok.
- Ia meminta agar telur dan ayam sebanyak mungkin diserap dari peternak lokal.
- Pola pengadaan berbasis wilayah disebut memangkas rantai distribusi.
- Pengadaan lokal disebut membuat perputaran dana MBG lebih banyak tinggal di daerah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.