Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Negatif

Santriwati di Sleman Diduga Diperkosa Pengurus Ponpes hingga Hamil

Jumat, 11 September 2026, 02:02 WIB Sumber: CNN Dibaca 1 kali
Ukuran:

Seorang santriwati berusia 21 tahun di Pondok Pesantren Sleman, DIY, diduga diperkosa hingga hamil oleh GN, seorang pengurus ponpes tempat korban kini mengabdi. Dugaan perkosaan terjadi dua kali pada Desember 2025 dan Januari 2026, dengan korban kini sedang mengandung dan rencana melahirkan Oktober mendatang. Keluarga melalui kuasa hukum telah melaporkan kasus ini ke Polresta Sleman pada 7 September 2026 dan mendesak police mengusut secara profesional serta melindungi korban.

Poin-Poin Utama

  • Korban adalah seorang santriwati berusia 21 tahun di Sleman, DIY.
  • Terduga pelaku adalah GN, seorang pengurus pondok pesantren tempat korban mengabdi.
  • Kasus ini dilaporkan ke Polresta Sleman pada 7 September 2026.
  • Korban adalah lulusan pondok pesantren tersebut dari jenjang SMP hingga SMA.
  • Korban telah mengabdi di ponpes selama dua tahun tanpa digaji.
  • Dugaan perkosaan terjadi dua kali, pada Desember 2025 dan Januari 2026.
  • Kejadian pertama bermula saat GN menginstruksikan korban datang ke ruangannya dengan alasan sakit.
  • GN mengunci pintu ruangan saat peristiwa pertama terjadi.
  • GN mengancam korban agar tidak menceritakan peristiwa ini dengan ancaman keluarganya akan hancur.
  • Korban kini sedang mengandung dengan Hari Perkiraan Lahir bulan Oktober 2026.
  • Kuasa hukum korban menyerahkan salinan foto USG sebagai bukti kehamilan kepada Polresta Sleman.
  • Kakak korban (MM) menjemput korban secara tiba-tiba dari persembunyian ponpes di Geger, Magelang.
  • Ponpes semula berencana membawa korban ke Lampung sebelum keluarganya mengetahui.
  • Keluarga mendesak polisi mengusut kasus ini secara profesional dan melindungi korban.
  • Polresta Sleman menindaklanjuti laporan dengan proses penyelidikan.
Tagar Terkait
#polisi#pondok pesantren#sleman#perkosaan#hamil#santriwati
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya