Terganggu Abu Anak Krakatau, CFD Jakarta Berakhir Lebih Awal
Dishub DKI Jakarta mengakhiri Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) lebih awal pada Minggu (6/9/2026), dari jadwal semula pukul 10.00 WIB menjadi pukul 09.00 WIB. Penghentian lebih awal ini merupakan langkah antisipatif untuk melindungi masyarakat dari potensi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Setelah rangkaian kegiatan Amarta Run dan ASN Run selesai, seluruh aktivitas HBKB langsung dihentikan dan warga diimbau segera kembali ke rumah.
Poin-Poin Utama
- Dishub DKI Jakarta mengakhiri Car Free Day lebih awal pada 6 September 2026.
- CFD semula dijadwalkan berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.
- CFD dihentikan pada pukul 09.00 WIB.
- Penghentian lebih awal dilakukan untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik.
- Abu vulkanik berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau.
- Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengumumkan keputusan tersebut.
- Seluruh rangkaian HBKB diakhiri setelah kegiatan Amarta Run selesai.
- Seluruh rangkaian HBKB diakhiri setelah kegiatan ASN Run selesai.
- Amarta Run dan ASN Run keduanya selesai pukul 09.00 WIB.
- Langkah ini merupakan upaya antisipatif untuk melindungi masyarakat.
- Masyarakat diimbau segera kembali ke rumah.
- Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan.
- Dampak kesehatan dari paparan abu vulkanik menjadi perhatian utama.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.