Lima Tahun Holding Ultra Mikro Dorong 2,35 Juta Nasabah PNM Naik Kelas ke Layanan Keuangan Formal
Holding Ultra Mikro genap lima tahun telah membantu 2,35 juta nasabah PNM naik kelas ke layanan keuangan formal melalui sinergi dengan BRI dan Pegadaian. Sinergi ini memungkinkan perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro mengakses pembiayaan Mekaar, tabungan Simpedes UMi, dan tabungan emas sesuai tahap perkembangan usaha mereka. PNM menegaskan pembiayaan harus disertai pemberdayaan dan pendampingan agar nasabah mampu mengelola usaha dan mencapai kemandirian ekonomi.
Poin-Poin Utama
- Holding Ultra Mikro telah beroperasi selama lima tahun.
- Sebanyak 2,35 juta nasabah PNM berhasil naik kelas ke layanan keuangan formal hingga Juni 2026.
- Program Mekaar menyasar perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro.
- Sinergi Holding UMi melibatkan tiga entitas yaitu BRI, Pegadaian, dan PNM.
- BRI memiliki jaringan dan kapabilitas pembiayaan UMKM serta infrastruktur yang luas.
- Pegadaian memiliki kompetensi pada pembiayaan berbasis gadai dan ekosistem emas.
- PNM memiliki kekuatan pada pemberdayaan dan pendampingan kelompok usaha ultra mikro.
- Nasabah dapat mengakses tabungan Simpedes UMi melalui kolaborasi PNM dan BRI.
- Nasabah dapat memilih investasi melalui tabungan emas layanan Pegadaian.
- Pembiayaan perlu disertai pendampingan agar nasabah mampu mengelola usaha.
- Peningkatan produksi usaha dapat menambah kebutuhan bahan baku dan transaksi dengan pemasok.
- Pertumbuhan usaha dapat mendorong kebutuhan penambahan tenaga kerja.
- Integrasi Holding UMi memungkinkan setiap entitas menjalankan kekuatan berbeda.
- Pembiayaan dan pemberdayaan harus berjalan bersama dalam ekosistem Holding UMi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.