Said Abdullah: Anggaran Bencana 2027 Naik Jadi Rp 1,1 Triliun
Anggaran penanggulangan bencana pada 2027 naik signifikan menjadi Rp 1,1 triliun dari sebelumnya Rp 494 miliar pada 2026, mencakup dana siap pakai Rp 256 miliar, dana on call Rp 5 triliun, dan dana pooling insurance kebencanaan Rp 14 triliun. Anggaran tersebut bakal ditambah dengan alokasi rehab-rekon untuk Sumatera dan Aceh sebesar Rp 10 triliun. Said Abdullah juga menyoroti persoalan karhutla yang sudah menjadi masalah nasional bahkan berdampak ke negara tetangga sehingga memerlukan langkah penanganan segera.
Poin-Poin Utama
- Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah mengungkapkan kenaikan signifikan anggaran bencana 2027.
- Anggaran bencana 2026 tercatat Rp 494 miliar.
- Anggaran bencana 2027 naik menjadi Rp 1,1 triliun.
- Anggaran 2027 mencakup dana siap pakai Rp 256 miliar.
- Tersedia dana on call DSP Dana Siap Pakai Rp 5 triliun.
- Dana pooling insurance kebencanaan tersedia Rp 14 triliun.
- Alokasi rehab-rekon untuk Sumatera dan Aceh sebesar Rp 10 triliun.
- Said berbicara di Gedung DPR, Jakarta, Senin 14 September 2026.
- Said menyatakan kenaikan anggaran penanggulangan bencana 2027 sangat tinggi.
- Karhutla menjadi masalah nasional bahkan negara tetangga juga terdampak.
- Bantuan dari Jepang telah masuk untuk penanganan karhutla.
- Said memperingatkan agar karhutla tidak dianggap ritual tahunan oleh negara tetangga.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.