Apa Itu Jalur Pipa Timur-Barat Arab Saudi yang Dihancurkan Houthi?
Barat setelah diserang beberapa pesawat nirawak yang diluncurkan dari Irak, menyebabkan kerusakan material dan korban luka. Jalur pipa sepanjang 1.200 kilometer ini menghubungkan wilayah penghasil minyak di Provinsi Timur ke terminal ekspor di Yanbu, Laut Merah, sehingga memungkinkan minyak mentah dialihkan tanpa melewati Selat Hormuz yang tengah dilanda konflik AS-Iran. Kapasitas penuh pipa tersebut mencapai sekitar 7 juta barel per hari, dan penghentian operasionalnya berpotensi berdampak besar terhadap sistem ekspor minyak Arab Saudi.
Poin-Poin Utama
- Pipa minyak Timur-Barat Arab Saudi diserang pesawat nirawak pada Kamis pagi.
- Serangan mengenai wilayah Riyadh dan Madinah.
- Arab Saudi menghentikan operasi pipa sebagai langkah pencegahan.
- Serangan dilakukan menggunakan pesawat nirawak yang diluncurkan dari Irak.
- Serangan mengakibatkan korban luka dan kerusakan material.
- Kementerian Energi Saudi menyatakan kapasitas penuh pipa sekitar 7 juta barel per hari.
- Kapasitas 7 juta barel merupakan angka maksimum, bukan jumlah ekspor aktual.
- Pipa membentang sepanjang sekitar 1.200 kilometer dari Abqaiq hingga Yanbu.
- Pipa berada seluruhnya di wilayah Arab Saudi dan tidak melewati perbatasan negara lain.
- Pipa dioperasikan oleh perusahaan energi negara Aramco.
- Pipa mengalirkan minyak mentah dari wilayah timur ke pesisir barat melalui Laut Merah.
- Pipa memungkinkan Arab Saudi menghindari Selat Hormuz yang dilanda konflik AS-Iran.
- Pipa juga dikenal dengan nama Petroline.
- Tim darurat dan teknis telah memulai proses pengamanan dan pemeriksaan keselamatan pipa.
- Penutupan pipa menyoroti peran pentingnya dalam sistem ekspor minyak Arab Saudi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.