Prabowo tegaskan fokus selesaikan soal pangan, energi, dan kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah fokus menyelesaikan persoalan mendasar meliputi ketahanan pangan, energi, pengentasan kemiskinan absolut dan ekstrem, serta penciptaan lapangan kerja. Pemerintah mengembangkan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit seperti biodisel 50 persen, mendorong hilirisasi sumber daya alam, serta membentuk Koperasi Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Di sektor pendidikan, pemerintah melakukan intervensi melalui digitalisasi pembelajaran, renovasi sekolah, dan peningkatan kompetensi guru untuk memperkuat fondasi Indonesia.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah fokus pada ketahanan pangan, energi, pengentasan kemiskinan, dan penciptaan lapangan kerja.
- Ketahanan pangan menjadi prioritas utama pemerintah dalam program Presiden Prabowo Menjawab.
- Pemerintah mengembangkan bahan bakar nabati berbasis kelapa sawit termasuk biodisel 50 persen (B50).
- Pemerintah mengembangkan energi surya dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.
- Prabowo menegaskan pemerintah mengatasi kelaparan anak, stunting, dan kemiskinan absolut serta ekstrem.
- Pemerintah melakukan efisiensi anggaran dan menyelamatkan uang negara dari berbagai kebocoran.
- Sumber daya dialihkan untuk investasi pada sektor produktif yang menghasilkan devisa.
- Pemerintah mendorong hilirisasi sumber daya alam dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah.
- Pemerintah mengembangkan Kopertani Desa Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.
- Program tersebut memperkuat rantai pasok hingga tingkat desa.
- Program tersebut meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi biaya logistik.
- Integrasi desa nelayan dan Kopertani Desa memberikan kepastian pasar bagi hasil tangkapan.
- Pemerintah melakukan intervensi pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran.
- Pemerintah melakukan renovasi sekolah dan peningkatan kompetensi guru.
- Prabowo menyatakan pemerintah bertekad mencapai sasaran pembangunan lebih cepat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.