3 Alasan Negara-negara Arab Mulai Ketakutan dengan Permainan Ganda Iran dengan Proksinya
negara tersebut. Serangan Houthi menggunakan pesawat nirawak dan rudal balistik terhadap Arab Saudi terus meningkat sampai Riyadh menghentikan kampanye pengeboman udara. Pengamat mempertanyakan efektivitas serangan udara Saudi yang telah berlangsung selama tujuh tahun dengan lebih dari 250.000 serangan udara terhadap kelompok Houthi.
Poin-Poin Utama
- Sultan Barakat adalah profesor kebijakan publik di Universitas Hamad Bin Khalifa.
- Negara-negara Teluk khawatir Iran memainkan permainan ganda dengan kelompok proksi.
- Iran menggunakan kelompok proksi untuk memicu kekacauan sembari menyerukan perdamaian.
- Arab Saudi memiliki sarana dan wewenang atas beberapa aktor di Irak dan Yaman.
- Pertemuan negara-negara Teluk dan Iran di Oman dibatalkan setelah serangan Houthi.
- Serangan Houthi terjadi di berbagai wilayah Yaman dan Arab Saudi.
- Kelompok Houthi mengancam lalu lintas pelayaran di Laut Merah.
- Iran mengundang negara-negara sebagai negara berdaulat untuk berdialog tentang keamanan kolektif.
- Kelompok Houthi Ansar Allah mengancam serangan berkelanjutan sampai Saudi menghentikan kampanye udara.
- Serangan Houthi menggunakan pesawat nirawak dan rudal balistik.
- Serangan Houthi menyasar pangkalan udara Saudi di Khamis Mushait.
- Kelompok Houthi Ansar Allah bermula di provinsi utara Sadaa pada tahun 2004.
- Arab Saudi meluncurkan operasi militer untuk meredam pemberontakan Houthi.
- Kelompok Houthi merebut ibu kota Yaman pada tahun 2014.
- Arab Saudi dan pasukan koalisi melancarkan kampanye udara selama tujuh tahun.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.