Pakar Ungkap Anomali Navigasi KM Virgo 8 Sebelum Terbalik di Laut Jawa
Pakar Lingkungan Laut ITS menampik cuaca ekstrem sebagai penyebab KM Virgo 8 terbalik di Laut Jawa, dengan tinggi gelombang hanya 1,6-2 meter dan kecepatan angin 20 knot yang tidak memenuhi klasifikasi ekstrem BMKG. Analisis data AISITS mengungkap anomali navigasi berupa penurunan kecepatan drastis menjadi 6 knot dan pergeseran haluan dari jalur pelayaran, sebelum kapal dilaporkan hilang kontak pada 13 September dengan 243 penumpang, 108 di antaranya berhasil dievakuasi dan 6 meninggal, sementara 129 orang masih dalam pencarian.
Poin-Poin Utama
- KM Virgo Transport 8 terbalik di Laut Jawa pada Minggu 13 September dini hari.
- Pakar Lingkungan Laut ITS menepis klaim terjadi cuaca ekstrem saat KM Virgo terbalik.
- Kondisi cuaca di Laut Jawa tidak masuk kategori ekstrem menurut klasifikasi BMKG.
- Tinggi gelombang di Laut Jawa saat kejadian tercatat 1,6 hingga 2 meter.
- Kecepatan angin tercatat 20 knot dengan embusan maksimal 30 knot.
- Kondisi yang tercatat masuk kategori adverse marine conditions yang berpotensi menurunkan stabilitas kapal.
- Air laut dimungkinkan masuk ke geladak melalui ramp door yang tidak tertutup rapat.
- Data AISITS merekam kapal berjalan normal sejak keluar dari pelabuhan.
- Sinyal AISITS hilang pada pukul 01.00 WIB akibat blank spot di perairan Masalembu.
- Titik anomali navigasi terekam pada koordinat terakhir saat nakhoda melaporkan kapal mulai miring pukul 00.49 WIB.
- Kecepatan kapal merosot tajam hingga tersisa sekitar 6 knot pada saat anomali.
- Haluan kapal melenceng dan keluar dari jalur pelayaran semestinya menuju Banjarmasin.
- KM Virgo 8 berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan mengangkut 243 orang dan 89 kendaraan.
- Sebanyak 108 korban terevakuasi dalam kondisi selamat dan 6 korban meninggal dunia.
- Sebanyak 129 orang lainnya masih dalam pencarian hingga 15 September.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.