Kemenkeu Bicara Nasib Utang Whoosh Usai Pencopotan Purbaya, Dibebankan APBN?
China (Whoosh) dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia kepada pemerintah masih dalam tahap finalisasi. Kemenkeu memastikan pengalihan tersebut tidak akan melibatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara secara langsung, dengan tetap mengkaji aspek finansial, bisnis, operasional, dan hukum. Pemerintah saat ini tengah menyiapkan Peraturan Presiden sebagai landasan hukum serta melakukan uji tuntas dan penilaian terhadap nilai saham yang akan dialihkan.
Poin-Poin Utama
- Kementerian Keuangan mengungkapkan perkembangan proses pengalihan saham proyek Kereta Cepat Indonesia-China.
- Pengalihan dilakukan dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia kepada pemerintah.
- Skema pengalihan tidak akan membebankan APBN secara langsung.
- Proses pengalihan saham saat ini masih dalam tahap finalisasi.
- Skema telah ditetapkan dan dibahas secara detail oleh pemerintah.
- Pengalihan memerlukan pemetaan aspek finansial, bisnis, operasional, dan hukum.
- Evita Manthovani sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara menyampaikan pernyataan tersebut.
- Konferensi pers dilakukan pada 18 September 2026.
- Pemerintah tengah melakukan uji tuntas terhadap nilai saham PT PSBI.
- Penilaian valuasi saham PT PSBI sedang dilaksanakan.
- Peraturan Presiden disiapkan sebagai landasan hukum pengalihan.
- Pengalihan diharapkan tidak mengganggu operasional proyek Whoosh.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.