Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Investor Dubai Incar Proyek Kilang Mini Rp5 Triliun di Jateng

Rabu, 16 September 2026, 12:06 WIB Sumber: CNN Dibaca 1 kali
Ukuran:

Investor dari Dubai, Uni Emirat Arab, tertarik mengembangkan kilang mini pengolahan minyak mentah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, dengan nilai investasi sekitar Rp5 triliun yang direncanakan terealisasi akhir 2026. Rencana ini memperpanjang kerja sama investasi UEA di Jawa Tengah yang selama lima tahun terakhir telah mencapai Rp13 triliun. Selain itu, Gubernur juga membahas penguatan diplomasi budaya dan pariwisata dengan Polandia melalui pengembangan kompleks budaya Jawa di Dolina Charlotty.

Poin-Poin Utama

  • Investor dari Dubai, UEA, berminat membangun kilang mini di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
  • Nilai investasi kilang mini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp5 triliun atau USD200 juta.
  • Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengumumkan rencana investasi tersebut.
  • Pertemuan dengan calon investor Dubai berlangsung di Jakarta pada 15 September.
  • Investasi akan direalisasikan setelah perjanjian kerja sama ditandatangani.
  • Target penyelesaian proyek kilang mini yakni akhir tahun 2026.
  • Kilang mini berfungsi sebagai pengolah minyak mentah.
  • Kapasitas awal kilang mini ditargetkan 10.000 barel per hari.
  • Kapasitas kilang mini diharapkan meningkat hingga 30.000 barel per hari.
  • Uni Emirat Arab telah berinvestasi di Jawa Tengah sebesar Rp13 triliun selama lima tahun terakhir.
  • Talal Ourfali menjadi perwakilan investor asal Dubai.
  • Gubernur juga bertemu Konsul Kehormatan RI di Gdańsk, Polandia, Mirosław Wawrowski.
  • Pembahasan meliputi penguatan diplomasi budaya dan pariwisata Jawa Tengah dengan Polandia.
  • Rencana pengembangan Little Indonesia dibahas untuk kawasan Dolina Charlotty.
  • Kompleks budaya Bali di Dolina Charlotty sudah selesai dibangun.
Tagar Terkait
#ahmad luthfi#uni emirat arab#investor dubai#kilang mini#investasi jateng#jepara
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya