Akses Pasar Jadi Tantangan Desa Wisata, Kanal Digital Mulai Diperluas
PT Bank Central Asia (BCA) memperluas akses pasar desa wisata binaannya melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA dengan menyediakan pembelian paket wisata edukasi dan rekreasi, dilengkapi promo potongan harga 20% untuk minimum transaksi Rp50.000 yang berlaku hingga 30 November 2026. Program ini mencakup sejumlah desa wisata antara lain Wisata Wayang Dorf Pucung Wukirsari, Desa Wisata Pentingsari di Yogyakarta, Kampung Wisata Pecinan Glodok, Wirawisata Goa Pindul, Desa Wisata Taro di Bali, serta Desa Wisata Bilebante di Nusa Tenggara Barat. BCA meyakini perluasan kanal digital ini diperlukan agar pemberdayaan desa wisata tidak hanya meningkatkan kapasitas masyarakat tetapi juga menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi desa binaan.
Poin-Poin Utama
- BCA memperluas akses pasar desa wisata melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA.
- Program Desa Bakti BCA menyediakan pembelian paket wisata pada aplikasi myBCA.
- Promo wisata berlaku mulai akhir Juli 2026 hingga 30 November 2026.
- Periode promosi kali ini lebih panjang dibandingkan promosi sebelumnya.
- Promosi sebelumnya hadir hanya pada momen tertentu seperti Lebaran dan libur sekolah.
- Enam desa wisata terlibat dalam program ini yaitu di Yogyakarta, Jakarta, Bali, dan NTB.
- Desa wisata binaaan meliputi Wisata Wayang Dorf Pucung Wukirsari dan Desa Wisata Pentingsari di Yogyakarta.
- Kampung Wisata Pecinan Glodok di Jakarta turut terlibat dalam program ini.
- Wirawisata Goa Pindul di Yogyakarta menjadi salah satu destinasi dalam program ini.
- Desa Wisata Taro di Bali dan Desa Wisata Bilebante di NTB turut menjadi destinasi binaaan.
- Potongan harga yang ditawarkan sebesar 20% dengan minimum transaksi Rp50.000.
- Promo memiliki kuota harian terbatas dan berlaku hingga 30 November 2026.
- Program ini menyasar wisatawan umum dan segmen wisata edukasi sekolah.
- Pariwisata berbasis komunitas berpotensi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
- BCA menyatakan pemberdayaan desa wisata membutuhkan perluasan akses pasar yang berkelanjutan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.