Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Tekno Netral

Ahli: Puluhan gempa swarm Bandung bukan pertanda gempa besar terjadi

Kamis, 17 September 2026, 13:04 WIB Sumber: Antara News Dibaca 1 kali
Ukuran:

Ahli dari Ikatan Ahli Bencana Indonesia Daryono menyatakan bahwa aktivitas gempa swarm di Pangalengan, Kabupaten Bandung, bukan pertanda pasti akan terjadi gempa bumi besar, karena swarm tidak selalu berujung pada gempa yang terus membesar dan dapat mereda secara bertahap. Fenomena swarm menunjukkan aktivitas deformasi dan pelepasan tegangan di kerak bumi yang berkaitan dengan pergeseran sesar Garsela maupun aktivitas vulkanik, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada tanpa perlu panik serta mengikuti informasi resmi dari BMKG.

Poin-Poin Utama

  • Daryono adalah akademisi anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia.
  • Gempa swarm di Pangalengan, Kabupaten Bandung, bukan pertanda pasti gempa besar.
  • Sebagian rangkaian swarm dapat mereda secara bertahap.
  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mencatat puluhan kali gempa di Pangalengan sejak 16 September.
  • Aktivitas gempa swarm masih berlangsung hingga Kamis pagi.
  • Gempa magnitudo 2,6 terjadi pada pukul 04.59 WIB di darat sekitar 23 kilometer sebelah selatan Kabupaten Bandung.
  • Kedalaman pusat gempa tersebut adalah tiga kilometer.
  • Earthquake swarm merupakan rangkaian gempa tanpa satu gempa utama yang mendominasi.
  • Swarm menunjukkan adanya aktivitas deformasi dan pelepasan tegangan di kerak bumi.
  • Fenomena swarm dapat berkaitan dengan pergeseran sesar maupun aktivitas vulkanik.
  • Pangalengan berdekatan dengan sistem Sesar Garsela yang merupakan struktur sesar aktif.
  • Gempa dengan sumber dangkal dapat menghasilkan guncangan kuat meski magnitudonya kecil.
  • Masyarakat disarankan memastikan kondisi bangunan dan mengamankan perabot.
  • Masyarakat perlu memahami prosedur drop, cover, and hold on saat guncangan.
  • Kesiapsiagaan juga mencakup potensi bahaya sekunder seperti longsor.
Tagar Terkait
#bmkg#bencana alam#bandung#iabi#gempa swarm#pangalengan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.

Buka Sumber di Antara News

Warta Terkini Lainnya