Beranda Jumat, 18 September 2026

!online

Nasional Netral

Operasi SAR Dihentikan, Doa dan Harapan Terus Dipanjatkan

Kamis, 17 September 2026, 22:05 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

kapal yang melintas, serta patroli polisi air dan udara maupun TNI. Keluarga dan rekan seprofesi terus memanjatkan doa agar para korban segera ditemukan.

Poin-Poin Utama

  • Operasi SAR dihentikan pada Kamis, 17 September 2026, di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.
  • Gubernur Banten Andra Soni mengumumkan penghentian operasi SAR karena dianggap sudah tidak efektif.
  • Lima jurnalis, dua awak kapal, dan satu pemandu hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Para korban hilang kontak pada Senin, 7 September 2026.
  • Operasi pencarian dimulai pada Selasa, 8 September 2026.
  • Penghentian operasi SAR dilakukan setelah perpanjangan tiga hari.
  • Kelima jurnalis tersebut adalah Arie Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Muhammad Bagus Khoirunas dari Antara Foto, Donal Husni sebagai fotografer lepas, dan Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency.
  • Dua awak kapal yang hilang adalah Warta dan Surakman.
  • Satu pemandu yang hilang adalah Heriyanto.
  • Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan pencarian tetap berlanjut melalui informasi dari nelayan.
  • Kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda menjadi ujung tombak pencarian lanjutan.
  • Patroli polisi air dan udara serta patroli TNI ikut membantu pencarian lanjutan.
  • Operasi SAR akan dibuka kembali bilamana ada penemuan atau petunjuk baru.
  • Keluarga korban gelar doa bersama di rumah masing-masing.
  • Rekan seprofesi gelar doa bersama di balai juara dan tempat berkumpul para jurnalis.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#selat sunda#basarnas#jurnalis hilang#operasi sar
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya