NASA Temukan Kawah McGetchin di Bulan, Hasil Tumbukan Langka Terbesar
NASA menemukan kawah McGetchin di Bulan melalui data Lunar Reconnaissance Orbiter, kawah ini berdiameter 222 meter dan berkedalaman 43 meter, menjadikannya kawah tumbukan baru terbesar yang ditemukan selama misi LRO yang telah beroperasi lebih dari 17 tahun. Kawah tersebut terbentuk akibat tumbukan asteroid atau komet antara April hingga Mei 2024, dan peristiwa sekala ini tergolong sangat langka karena diperkirakan hanya terjadi sekali dalam satu abad. Temuan ini memberikan kesempatan bagi ilmuwan untuk mempelajari perubahan permukaan Bulan setelah tumbukan serta dampaknya terhadap kondisi tanah dan aktivitas wahana penjelajah di masa mendatang.
Poin-Poin Utama
- Kawah McGetchin ditemukan melalui data Lunar Reconnaissance Orbiter (LRO) milik NASA.
- Penemuan diumumkan pada 16 September 2026.
- Penelitian dipublikasikan di jurnal Science Advances.
- Kawah McGetchin memiliki diameter sekitar 222 meter.
- Kedalaman kawah mencapai 43 meter.
- Kawah ini merupakan kawah tumbukan baru terbesar yang ditemukan selama masa pengamatan LRO.
- Tumbukan diperkirakan terjadi antara 11 April hingga 22 Mei 2024.
- Benda yang menumbuk diperkirakan berasal dari asteroid atau komet seukuran bangunan 3-6 lantai.
- Kawah terdeteksi pada 24 Oktober 2025 oleh Robert Wagner menggunakan Lunar Reconnaissance Orbiter Camera.
- Tumbukan berskala ini diperkirakan terjadi di Bulan sekitar sekali dalam satu abad.
- LRO telah mengorbit Bulan selama lebih dari 17 tahun.
- Selama 17 tahun tersebut, LRO mengidentifikasi sedikitnya 1.000 kawah tumbukan baru.
- LRO juga mendeteksi puluhan ribu perubahan lain pada permukaan Bulan.
- Area dalam radius 6,4 kilometer dari kawah lebih dingin pada malam hari.
- Tumbukan membuat lapisan regolit Bulan menjadi lebih berpori dan tidak terlalu padat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.