Presiden Prabowo Hadiri Resepsi 100 Tahun Gontor dan Resmikan FK Unida
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Ponorogo untuk menghadiri puncak resepsi kesyukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor yang telah berdiri sejak tahun 1926, sekaligus meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan Islam dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Dalam acara tersebut, Presiden memberikan pidato kehormatan di hadapan Badan Wakaf, dewan guru, para santri, alumni, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri, sementara Grand Syaikh Al-Azhar Mesir menyampaikan pidato yang menyoroti hubungan erat di bidang pendidikan dan keilmuan antara Gontor dan Mesir selama puluhan tahun.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Ponorogo, Jawa Timur.
- Kunjungan ditujukan untuk menghadiri puncak resepsi 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.
- Pondok Modern Darussalam Gontor telah berdiri sejak tahun 1926.
- Presiden Prabowo meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor.
- Fakultas Kedokteran Unida Gontor berlokasi di kompleks kampus setempat.
- Presiden dan rombongan mendarat di Lanud Iswahjudi, Magetan menggunakan pesawat kepresidenan.
- Perjalanan menuju kampus Unida Gontor dilanjutkan menggunakan helikopter.
- Sambutan selamat datang disampaikan oleh KH Hasan Abdullah Sahal.
- KH Hasan Abdullah Sahal adalah Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.
- Mohamed Abdelrahman Eldeweny menyampaikan pidato khusus mewakili Al-Azhar Mesir.
- Pidato tersebut menyoroti hubungan pendidikan antara Gontor dan Mesir selama puluhan tahun.
- Presiden Prabowo memberikan pidato kehormatan di hadapan komunitas Gontor.
- Hadir pula tamu undangan dari berbagai penjuru tanah air dan mancanegara.
- Rangkaian kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama dewan guru dan santri.
- Kepala Negara beserta rombongan kemudian bertolak kembali menuju Jakarta.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.