MRT Thamrin-Kwitang Segera Dibangun, Panjang Lintasan 1,76 Km
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai pendataan lokasi untuk pembangunan MRT Tahap 1 Koridor Thamrin-Kwitang sepanjang 1,76 kilometer sebagai tahapan persiapan pengadaan tanah. PT MRT Jakarta juga tengah melelang paket pekerjaan konstruksi Lintas Timur-Barat yang menghubungkan Medan Satria, Bekasi, hingga Tomang, Jakarta Barat, dengan target operasi pada 2031 melayani sekitar 284.000 penumpang per hari. Sementara itu, perpanjangan Lintas Utara-Selatan menuju Jakarta Kota saat ini telah mencapai 63 persen dan ditargetkan beroperasi pada 2029.
Poin-Poin Utama
- Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta melakukan pendataan awal lokasi pembangunan MRT Tahap 1 Segmen 1 Koridor Thamrin-Kwitang.
- Lokasi pendataan berada di Jalan Kramat Kwitang dan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
- Petugas mengidentifikasi pihak-pihak yang berpotensi terdampak pembangunan.
- Ebron Leonard Sirait adalah Ketua Subkelompok Penanganan Pengaduan Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Biro Pemerintahan Setda DKI Jakarta.
- Panjang lintasan MRT Koridor Thamrin-Kwitang diperkirakan sekitar 1,76 kilometer.
- Pembangunan MRT Koridor Thamrin-Kwitang direncanakan dilakukan secara bertahap.
- PT MRT Jakarta (Perseroda) tengah melakukan proses lelang paket pekerjaan konstruksi Lintas Timur-Barat.
- Lintas Timur-Barat menghubungkan Medan Satria di Bekasi hingga Tomang di Jakarta Barat.
- Pembangunan mencakup jalur bawah tanah dari kawasan Bank Indonesia, Thamrin-Kebon Sirih hingga Kwitang-Senen.
- Pembangunan juga mencakup pembangunan depo di Jakarta Timur.
- Lintas Timur-Barat ditargetkan mulai beroperasi pada 2031.
- Lintas Timur-Barat diproyeksikan melayani sekitar 284.000 penumpang per hari.
- Perpanjangan Lintas Utara-Selatan menuju Jakarta Kota saat ini telah mencapai sekitar 63 persen.
- Perpanjangan Lintas Utara-Selatan menuju Jakarta Kota ditargetkan mulai beroperasi pada 2029.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.