Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai Jakarta, KAI Pastikan Perjalanan KA Daop 1 Tetap Aman
Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau meluas hingga menjangkau enam provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera, termasuk Jakarta, di mana warga melaporkan debu lebih banyak dari biasanya dan abu terlihat memenuhi area peron Stasiun MRT Fatmawati. PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar meskipun sebaran abu vulkanik terpantau di sejumlah wilayah. KAI telah menyiagakan petugas di stasiun maupun sepanjang jalur untuk melakukan pemantauan secara berkala dan mengantisipasi perubahan kondisi akibat sebaran abu vulkanik.
Poin-Poin Utama
- Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau meluas hingga Jakarta pada 6 September 2026.
- Sebaran abu vulkanik menjangkau enam provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera.
- Warga Jakarta melaporkan keberadaan debu lebih banyak dari biasanya.
- Abu vulkanik memenuhi area peron Stasiun MRT Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan.
- Vania, pengguna MRT Jakarta, mengatakan debu hampir di seluruh peron MRT Fatmawati.
- Vania menggunakan MRT dari Stasiun Bundaran Senayan menuju Stasiun Fatmawati.
- Petugas sekuriti membersihkan debu di area peron MRT Fatmawati.
- KAI Daop 1 Jakarta melakukan pemantauan terhadap kondisi jalur kereta api dan stasiun.
- Perjalanan kereta api di KAI Daop 1 Jakarta tetap aman dan lancar.
- Sebaran abu vulkanik tidak mengganggu keselamatan perjalanan kereta api.
- Franoto Wibowo adalah Manager Hubungan Masyarakat KAI Daop 1 Jakarta.
- KAI menyiagakan petugas di stasiun dan sepanjang jalur kereta api.
- Petugas KAI melakukan pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi perubahan kondisi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Tribun News.