Bisnis Konsumer Topang Kinerja Bank Muamalat, Pembiayaan Emas Melonjak 537 Persen
Bank Muamalat mencatat pertumbuhan pembiayaan konsumer sebesar 54,63% yoy menjadi Rp5,3 triliun pada semester I 2026, didorong oleh strategi penguatan segmen ritel sebagai salah satu mesin pertumbuhan bisnis pembiayaan. Produk andalan seperti Solusi Emas Hijrah melonjak 537% yoy menjadi Rp1,9 triliun, didukung keunggulan layanan satu hari dan limit hingga 500 gram emas dengan jangka waktu sepuluh tahun. Bank terus memperkuat proposisi produk dan melakukan transformasi proses untuk menopang pertumbuhan pembiayaan konsumer secara berkelanjutan.
Poin-Poin Utama
- Bank Muamalat mencatatkan pertumbuhan pembiayaan konsumer sebesar 54,63% year on year pada semester I 2026.
- Total pembiayaan konsumer Bank Muamalat mencapai Rp5,3 triliun pada semester I 2026.
- Segmen ritel konsumer menjadi salah satu mesin pertumbuhan bisnis pembiayaan Bank Muamalat.
- Bank Muamalat memperkuat posisi sebagai bank pilihan untuk solusi hijrah finansial.
- Produk Solusi Emas Hijrah mencatat kenaikan pembiayaan yang impresif.
- Pembiayaan haji khusus Prohajj Plus mengalami peningkatan signifikan.
- Produk multiguna dan KPR iB Hijrah turut mencatatkan kenaikan pembiayaan.
- Strategi refocussing bisnis berfokus pada penguatan segmen konsumer.
- Model bisnis Bank Muamalat bersifat customer centric.
- Pertumbuhan bisnis konsumer didukung oleh pengembangan produk dan perbaikan proses.
- Solusi Emas Hijrah memiliki keunggulan dengan layanan selesai dalam satu hari.
- Limit gramasi emas untuk pembiayaan Solusi Emas Hijrah mencapai 500 gram.
- Jangka waktu pembiayaan Solusi Emas Hijrah hingga sepuluh tahun.
- Pembiayaan Solusi Emas Hijrah melonjak 537% year on year.
- Pembiayaan Solusi Emas Hijrah mencapai Rp1,9 triliun pada akhir Juni 2026.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.